SIFAT-SIFAT FISIKOKIMIA DAN STABILITAS SEDIAAN KRIM TABIR SURYA BENZOFENON DAN SINAMAT
Suwarmi,S.Si., Prof. Dr. Suwaldi, M.Sc.,Apt.
2012 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiBahan aktif tabir surya derivat benzofenon seperti oksibenson dan avobenson dan derivat sinamat yaitu oktilmetoksisinamat (OMS) yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai struktur kimia yang berbeda sehingga bahan-bahan aktif tersebut mempunyai sifat fisikokimia yang berbeda pula. Perbedaan sifat fisikokimia akan berpengaruh pada karakteristik fisik dan pelepasan bahan aktif dari basisnya. Aktivitas tabir surya sangat ditentukan oleh stabilitas bahan aktif yang digunakan. Degradasi bahan aktif dalam sediaan tabir surya antara lain disebabkan oleh proses oksidasi dan degradasi oleh sinar dan panas. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan sifat fisikokimia bahan aktif yang meliputi kelarutan dan koefisien partisi. Sifat-sifat fisikokimia bahan aktif tersebut dilakukan pengujian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakteristik fisik sediaan, efektivitas (SPF), dan pelepasan bahan aktif serta uji stabilitas krim terhadap paparan sinar matahari dan panas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelarutan bahan aktif dalam akuades yang terendah adalah avobenson (4,47 ±0,22 μg/mL), dan logaritma koefisien partisi yang sangat tinggi pada avobenson (6,26±0,34) menyebabkan pelepasan avobenson paling kecil. Nilai SPF sediaan avobenson 5% (6,92±0,07) lebih tinggi dibanding OMS dan oksibenson. Oksibenson lebih stabil dibanding OMS dan avobenson, baik terhadap pengaruh paparan panas maupun sinar matahari dan reaksi degradasinya berjalan mengikuti kinetika orde pertama.
Bahan aktif tabir surya derivat benzofenon seperti oksibenson dan avobenson dan derivat sinamat yaitu oktilmetoksisinamat (OMS) yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai struktur kimia yang berbeda sehingga bahan-bahan aktif tersebut mempunyai sifat fisikokimia yang berbeda pula. Perbedaan sifat fisikokimia akan berpengaruh pada karakteristik fisik dan pelepasan bahan aktif dari basisnya. Aktivitas tabir surya sangat ditentukan oleh stabilitas bahan aktif yang digunakan. Degradasi bahan aktif dalam sediaan tabir surya antara lain disebabkan oleh proses oksidasi dan degradasi oleh sinar dan panas. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan sifat fisikokimia bahan aktif yang meliputi kelarutan dan koefisien partisi. Sifat-sifat fisikokimia bahan aktif tersebut dilakukan pengujian untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakteristik fisik sediaan, efektivitas (SPF), dan pelepasan bahan aktif serta uji stabilitas krim terhadap paparan sinar matahari dan panas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelarutan bahan aktif dalam akuades yang terendah adalah avobenson (4,47 ±0,22 μg/mL), dan logaritma koefisien partisi yang sangat tinggi pada avobenson (6,26±0,34) menyebabkan pelepasan avobenson paling kecil. Nilai SPF sediaan avobenson 5% (6,92±0,07) lebih tinggi dibanding OMS dan oksibenson. Oksibenson lebih stabil dibanding OMS dan avobenson, baik terhadap pengaruh paparan panas maupun sinar matahari dan reaksi degradasinya berjalan mengikuti kinetika orde pertama. Kata kunci : krim tabir surya, benzofenon , sinamat, sifat fisikokimia, stabilitas. xvii
Kata Kunci : Bahan aktif tabir surya derivat benzofenon seperti oksibenson dan avobenson dan derivat sinamat yaitu oktilmetoksisinamat (OMS) yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai struktur kimia yang berbeda sehingga bahan-bahan aktif tersebut mempunyai sifat f