Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI PROGRAM PENATAAN KAWASAN PERMUKIMAN DI SUNGAI JINGAH KOTA BANJARMASIN

Yunita Ramadhany, Ir. Gunung Radjiman, Msc

2012 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Pesatnya pertumbuhan pusat kota menyebabkan kawasan-kawasan permukiman awal di Kota Banjarmasin mengalami degradasi. Sejak tahun 2007 pemerintah mulai mengupayakan penataan kembali kawasan permukiman Sungai Jingah. Namun implementasi program ini kurang maksimal khususnya pada Kelurahan Sungai Jingah dan Kelurahan Surgi Mufti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas dan implementasi program penataan kawasan permukimaan di Sungai Jingah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan eksploratif dengan analisis data secara deduktif. Implementasi program penataan kawasan permukiman Sungai Jingah dianalisa berdasarkan(1) komunikasi, (2) Sumber daya, (3) Disposisi, dan (4) Struktur Birokrasi implementasi program. Untuk memperoleh sumber data terkait, peneliti melakukan wawancara dan observasi di lokasi penelitian dengan mengkompilasi dari sumber data sekunder dan dokumentasi dinas-dinas terkait. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi pelaksanaan program penataan kawasan permukiman di Kelurahan Sungai Jingah tidak berjalan seperti apa yang direncanakan. Tujuan pemerintah melaksanakan program ini adalah agar konsep Tridaya pembangunan dapat tercapai, namun dari segi lingkungan, sosial, ekonomi tidak maksimal pencapainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidak maksimalan program tersebut dikarenakan pemerintah tidak matang dalam proses perencanaan sehingga sumber dana dan waktu yang diasumsikan menjadi tidak mecukupi. Tumpang tindih tanggung jawab mewarnai pelaksanaan program. Ditambah lagi tidak ada upaya publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukan pentingnya perencanaan program yang melibatkan pihak-pihak yang berkompeten terhadap program penataan kawasan permukiman dan sosialisasi serta pengenalan program kepada masyarakat dan pihak swasta sehingga dapat diikut sertakan dalam pelaksanaan dan pengawasan program.

The rapid growth of urban centers give pressure to the old areas that represent of the historical development Banjarmasin City to be involved in degraded. Since 2007, the government began seeking the realignment of the arrangement area in Sungai Jingah. However, its implementation not optimal. This study aims to identify the effectiveness of arrangement the program in the settlement improvemet of Sungai Jingah. The method used in this research was descriptive method with qualitative approach to exploratory data analysis in which deductive of presenting and the analyzing based on related theories. Implementation of the program settlement arrangement in Sungai Jingah are analyzed base of several variable such us (1) communication, (2) resources, (3) Disposition, and the (4) the Bureaucratic structure of the program implementation. To obtain the relevant data sources, researchers conducted interviews and the observations at research sites by compiling data from the secondary source data and relevant documentation from govermen agencies. The research concluded that the implementation of the settlement improvment program in the kelurahan of Sungai Jingah was not optimal. Government purpose of this program are implement concept from of Tridaya development can be achieved, but in terms of environmental, social, economic achievements are not maximal. Factor that effect the program is because the goverment doesn’t not mature in planning process so that the funds and the time are assumed to be insufficient. Overlapping responsibilities influenced the program implementation. This study recommen the importance of involving the competent parties in the program and the socialization of the program.

Kata Kunci : Efektivitas, Implementasi, Permukiman, Sungai Jingah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.