PENANDA IDENTITAS KEPEMILIKAN SINYAL IKLAN DENGAN METODE PENYISIPAN KODE DALAM KAWASANWAKTU
Mohammad Farid Susanto, Ir. Wahyu Dewanto, M.T
2012 | Tesis | S2 Teknik ElektroLayanan penyiaran iklan pada radio broadcasting dituntut melaporkan data setelah melakukan penyiaran secara benar dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pemilik iklan mengenai tanggal, jam penyiaran dan jumlah iklan yang disiarkan sesuai kontrak. Tetapi pada pelaksanaannya penyiaran iklan dimungkinkan terjadi jumlah dan waktu penyiaran iklan yang tidak sesuai dengan kontra. Untuk itu perlu dilakukan pemantauan. Pemantauan dan pencatatan iklan di radio broadcasting saat disiarkan merupakan kegiatan yang sangat penting, dengan tujuan iklan yang disiarkan dapat dipantau disisi pemilik iklan agar penyiaran yang dilakukan sesuai kontrak, sehingga hak penyelenggara radio broadcasting dapat dibayarkan. Untuk melakukan pemantauan dan pencatatan audio iklan yang disiarkan dilakukan penandaan identitas kepemilikan. Penelitian identitas kepemilikan audio iklan ini dilakukan dengan metode penyisipan kode DTMF custom melalui proses pencampuran (mixing) sebagai tanda disisi pemancar dan dibaca kembali kode disisi penerima untuk kepentingan penandaan dari isi audio iklan. Penyisipan kode melalui pencampuran ini dilakukan menggunakan prinsip steganografi. Secara khusus teknik ini menyisipkan kode DTMF custom ke dalam sinyal audio iklan pada kawasan waktu. Penelitian dilakukan dengan berbagai macam audio iklan, lalu dianalisis perihal penempatan kode DTMF custom, pengaruh breaktime terhadap kualitas pembacaan kode dipenerima, pengaruh noise (Brown, Pink dan White) terhadap pembacan kode. Hasil penelitian menunjukan bahwa sinyal audio iklan dan kode DTMF custom yang disisipkan terbaca dengan baik dan tidak termodulasi dengan audio atau noise, sehingga tidak mengganggu pembacaan kode dan kualitas audio iklan yang disiarkan.
Advertisements broadcasting service on radio is required to report data after performing broadcast correctly and should be accountable to the owners of ads on the date, hours of broadcasting and the number of ads that aired under the contract. But in practice, it is possible that the amount of advertising broadcast time and ads are not in accordance with the contract. Therefore, it is necessary to do the monitoring. Monitoring and recording of advertisements broadcasted on radio is very important activity, with the aim that the owners of the ads can monitor their ads in accordance with the contract, so that the organizers of the radio broadcasting rights can be paid. Monitoring and recording the aired ads audio is done by marking the identity of owner. Research on owner’s identity is done by insertion of custom DTMF code method via mixing process (mixing) as a marker on the transmitter side and read back on receiver side for the benefit of tagging the audio ads content. Insertion of the code through the mixing is done using the principle of steganography. In particular, this insertion technique is done in time domain. This study was conducted with a variety of ads audio, and then analyzed regarding the placement of custom DTMF code, break time influence on the quality of readability of the code in the receiver, the influence of noise (Brown, Pink and White) on the readability of the code. The results showed an audio signal and the inserted custom DTMF codes can be read properly and wasn’t modulated with audio or noise, so it does not interfere with readability of the code and the aired ads audio quality.
Kata Kunci : Audio iklan Radio, Mixing kode, DTMF custom dan Noise.