Laporkan Masalah

KINERJA ORGANISASI PUBLIK (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat)

BARTHOLY ANTONY SURYA LENGO, S.IP, Dr. M. Baiquni, MA

2012 | Tesis | S2 Magister Adm. Publik

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat dan faktor-faktor apa yang empengaruhinya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori organisasi dan kebijakan dari Gogin. Sesuai dengan fokusnya, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya (fact finding). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat yang ditinjau dari indikator akuntabilitas, responsibilitas dan responsivitas belum optimal, sebab capaian kinerja di bidang urusan administrasi umum rata-rata belum mencapai 25%; Transparansi kepada publik yang belum optimal; Program dan kegiatan yang belum berjalan sesuai dengan kebijakan perencanaan makro, dan masih banyak program serta kegiatan yang dilaksanakan belum konsisten dengan kebutuhan rill stakeholders sehingga masih banyak keluhan dari stakeholders khususnya yang berkaitan dengan pengembangan sarana dan prasarana pariwisata, kebersihan tempat-tempat wisata, pelestarian budaya serta pemberdayaan masyarakat. Setelah dianalisis ternyata ditemukan tiga penyebab yang mempengaruhi kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yaitu: a) struktur organisasi, yang meskipun telah menampung hampir seluruh kegiatan yang harus dilaksanakan namun belum dilengkapi dengan dokumen perencanaan strategis, b) kurangnya sumber daya manusia baik secara kuantitas maupun kualitas c) belum memadainya anggaran untuk mendukung kegiatan operasional dinas. Dengan demikian, saran-saran yang direkomendasikan adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat perlu : 1) Merumuskan Perencanaan Strategis yang memuat visi, misi, tujuan, nilai dan kebijakan organisasi. 2) Merekrut tenaga teknis yang menguasai kebudayaan dan pariwisata di Manggarai Barat untuk ditempatkan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat sebagai tenaga fungsional melalui analisis jabatan, serta perlunya meningkatkan kemampuan aparatur dengan mengikutsertakannya pada diklat teknis fungsional. 3) Berkerjasama dengan pihak ketiga atau investor, serta melakukan koordinasi yang baik dengan instansi-instansi yang terkait dengan pembangunan pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Manggarai Barat

This study is aiming to understanding the performance of the Culture and Tourism Service in West Manggarai Regency (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai barat) and it’s determinants. This study used organizational and policy theories from Gogin. It used descriptive qualitative methods to describe the research subject/object condition based on fact finding. Data gathering was by observation, interview and documentation techniques. The study results indicated that performance of Culture and Tourism Service in West Manggarai Regency, that obseved from a accuntability, responsibility, and responsivity indicator is not optimal, because performance achievement in division of general administration on an average not receives 25%; Transparency to public is not optimal yet; its programs and activities that implemented was not consist yet with macro planning policy and there were programs and activities that was not consist with the stakeholders necessity, so there were many complaints from the Stakeholders, in particular linked with tourism facilities development, cleanliness in tour places, culture preservation, and civil capacity development. The analysis result found three factors influencing performance of Culture and Tourism Service in West Manggarai Regency in implementing its main duties and functions, those are: a) the organizational structure, although covering the whole activities that its should be done, but was not equipped with the document of Strategic Planning; b) the lack quantity and quality of human resources; c) lack budget to support the operational activities of institution. Therefore, the suggestions recommended are that the Culture and Tourism Service of West Manggarai Regency needs: 1) Formulate Strategic Planning that contain vision, mission, value and organization policy. 2) Recruit the employees who has technical skill in culture and tourism as a fungsional employee with analysis function, and to increase the employee technical skill, they need to participated in functional technical training and education. 3) Cooperation with investor and coordination with the instances that linked with culture and tourism development in West Manggarai Regency.

Kata Kunci : -


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.