Laporkan Masalah

PENGARUH PENGGUNAAN BEBERAPA MACAM PUPUK SUSULAN DAN BATUAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA INCEPTISOL

Nilla Kristina, Prof. Dr. Ir. Djoko Prajitno, M.Sc.

2012 | Tesis | S2 Agronomi

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber hara dalam budidaya kubis bunga diharapkan dapat menjadi alternatif pemupukan kubis bunga yang lebih ramah lingkungan, mudah tersedia dan lebih menguntungkan secara ekonomis bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi jenis pupuk susulan dengan dosis batuan fosfat yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga serta memberikan efisiensi ekonomi pemupukan fosfat yang lebih baik pada kubis bunga di Inceptisol. Lokasi penelitian di Tiagan Pakan Sinayan, Kotamadya Bukittinggi, yang dilaksanakan mulai bulan Desember 2010 sampai April 2011. Penelitian merupakan percobaan faktorial 3 x 3 dan satu perlakuan tambahan sebagai kontrol yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RCBD) dengan 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah macam pupuk susulan terdiri dari 3 level yaitu pupuk urine kambing, pupuk dari campuran urine feses kambing dan pupuk dari kompos Tithonia diversifolia. Faktor kedua adalah dosis pemberian batuan fosfat terdiri atas 3 level yaitu tanpa, 1000 kg/ha, dan 2000 kg/ha batuan fosfat. Sebagai kontrol adalah tanpa pemberian pupuk cair susulan dan tanpa pemberian batuan fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk susulan dan batuan fosfat saling berinteraksi dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Secara umum tanaman yang dipupuk dengan pupuk urine feses memperlihatkan pertumbuhan yang lebih baik pada semua level pemberian batuan fosfat. Pemupukan dengan urine feses – 2000 kg/ha batuan fosfat juga memperlihatkan pertumbuhan yang lebih baik dibanding perlakuan pupuk susulan urine kambing dan Tithonia diversifolia pada 2000 kg/ha batuan fosfat kecuali untuk nilai indeks luas daun saat panen. Pemberian Tithonia diversifolia pada 2000 kg/ha batuan fosfat menghasilkan nilai indeks luas daun saat panen tertinggi. Pemupukan dengan Tithonia diversifolia - 2000 kg/ha batuan fosfat memberikan diameter bunga yang nyata lebih besar dibanding kombinasi perlakuan yang lain walaupun tidak berbeda nyata dengan urine feses – 2000 kg/ha batuan fosfat . Bobot hasil/tanaman dan bobot hasil/ha tidak berbeda nyata pada keseluruhan kombinasi perlakuan. Secara ekonomis perlakuan dengan pemberian Thitonia -1000 kg/ha dan urine feses kambing – 1000 kg/ha batuan fosfat mampu memberikan keuntungan yang paling baikdalam budidaya tanaman kubis bunga di Inceptisol.

Using nature materials for sources of nutrients in cultivation of cauliflower can be alternative fertilization for cauliflower that more environmentally friendly, easily available, and more economically advantageous. The aimed of this research wasto find best combination between advanced fertilizer and dosage of rock phosphate for increasing growth and yield of the crop and also increase economic efficiency of rock phosphate for cauliflower cultivation in Inceptisol. This research was done in Tiagan Pakan Sinayan, Bukittinggi City, from Desember 2010 until April 2011. The research was factorial treatments 3 x 3 and one treatment as a control that arranged by using Randomized Completely Block Design (RCBD) in three replications. The first factor was advanced fertilizer consisted of 3 levels : liquid fertilizer of goat urine, liquid fertilizer of goat urine feses and liquid fertilizer of Tithonia diversifolia compost. The second was rock phosphate dosage consisted of 3 levels : 0, 1000, 2000 kg/ha. The control was not using advanced fertilizer and rock phosphate. The result showed that advanced fertilizer and rock phosphate interacted each other affecting the growth of crop. In generally, cauliflower that given urine feses showed higher growth at all of rock phosphate dosage level. Urine feses at 2000 kg/ha rock phosphate treatment showed better growth than urine and Tithonia diversifolia at the same level, except for leaf area index at the harvest time. Tithonia diversifolia showed the best leaf area index at the harvest time. Tithonia diversifolia at 2000 kg/ha rock phosphate treatment give best diameter of curd compared to the other treatments combination, although not significant different to urine feses at 2000 kg/ha. The yield/plant and yield/ha is not significant different at all of treatments combination. Tithonia diversifolia and urine feses at 1000 kg/ha rock phosphate gave best economic advantage for cauliflower cultivation in Inceptisol.

Kata Kunci : kubis bunga, pupuk susulan, batuan fosfat, Inceptisol, pertumbuhan, hasil.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.