Laporkan Masalah

KAJIAN GEOEKOLOGI UNTUK ARAHAN ZONASI KAWASAN PERMUKIMAN KEPESISIRAN DI KABUPATEN KULON PROGO PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

JULIANSYAH HARAHAP, S.T., Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.

2012 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Lingkungan

Penelitian ini dilakukan di wilayah kepesisiran Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji parameter penyusun sistem geoekologi kepesisiran guna menetapkan sebaran satuan-satuan geoekosistem, mengevaluasi kesesuaian kawasan permukiman yang ada terhadap karakteristik tipe geoekologi, inventarisasi permasalahan lingkungan serta menentukan arahan pengembangan kawasan permukiman yang mengakomodasi karakteristik tipe geoekologi berikut strategi pengelolaan lingkungan dan kawasan permukiman di wilayah kepesisiran Kulon Progo yang aman dari bencana dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan geoekologi yaitu penelitian yang mendasarkan proses geomorfologi dan bentuk lahan sebagai dasar penentuan satuan geoekosistem yang menjadi satuan analisis. Metode yang digunakan berupa metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Analisis data dilakukan melalui metode analisis secara deskriptif dan pemodelan spasial menggunakan program aplikasi Arc Gis versi 9.3 yang menuju pada hasil akhir berupa strategi pengelolaan lingkungan dan kawasan permukiman di Kepesisiran Kulon Progo yang dirumuskan melalui metode analisis SWOT. Hasil penelitian adalah berupa diketahuinya satuan-satuan geoekosistem yang terdapat pada wilayah penelitian dengan satuan geoekosistem yang memiliki luas area terbesar dididominasi oleh satuan geoekosistem dataran aluvial kepesisiran seluas 2.685,461 Ha (43,05%) dan satuan geoekosistem gumuk pasir seluas 1.986,121 Ha (31,84%). Satuan geoekosistem beting gisik tua dan dataran aluvial kepesisiran merupakan satuan geoekosistem yang paling sesuai berdasarkan karakteristik geoekologi sebagai arahan pengembangan kawasan permukiman, serta rekomendasi strategi pengelolaan lingkungan dan kawasan permukiman yang komprehensif untuk mengatasi permasalahan lingkungan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait.

This study was conducted at Kulon Progo coastal area of Daerah Istimewa Yogyakarta Province. This research’s goals are to study constituent parameters of coastal geoecology system to define geoecosystem units spread, to evaluate suitability of existing settlement zone to the characteristic of geoecology tipe, to inventory environment issues and to set direction of settlement zone development which accommodate characteristic of geoecology type, include the environment management and settlement zonation strategy in Kulon Progo coastal area which safe from disaster and sustainable. The approach used in this research is geoecology approach which based on geomorphology process and landform as a basic setting of geoecosystem unit as an analytical unit. The Method used is survey with sampling technique using stratified random sampling. Data analysis in descriptive analysis and spacial modeling using Arc Gis vertion 9.3 program, resulted environment management strategy and settlement area zonation in coastal area of Kulon Progo formed by using SWOT analysis method. This research resulted identification of geoecosystem units in this area. The largest area are dominated by coastal alluvial plain geoecosytem unit as 2.685,461 Ha (43,05%) and sand dunes geoecosystem unit as 1.986,121Ha (31,84%). Old beach ridge geoecosistem unit and coastal alluvial plain are the most suitable, based on geoecology characteristic, as a direction of settlement area zonation development. This recommendation of environment management strategy and settlement zonation comprehensively to solve whole environment issues and integrated by involving whole stakeholders.

Kata Kunci : Geoekologi, Arahan Permukiman, Pengelolaan Lingkungan, Wilayah Kepesisiran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.