HUBUNGAN ANTARA STATUS KESEHATAN ORAL DENGAN KUALITAS HIDUP BERDASARKAN KESEHATAN ORAL MASYARAKAT LANJUT USIA DI KODYA YOGYAKARTA
Dewi Agustina, dr. I Dewa P. Pramantara, S., Sp.PD 1. -G(K),
2012 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Gigi KlinikLatar belakang : sejauh ini penilaian kualitas hidup lebih banyak dikaitkan dengan kesehatan umum seseorang. Padahal keadaan gigi mulut dan mulut pada kenyataannya sangat berperan dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Kondisi fisiologis yang menurun pada lansia, polifarmasi dan munculnya berbagai penyakit pada lansia akan bermanifestasi di dalam rongga mulut yang akhirnya dapat mengganggu fungsi mulut. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dan mengkaji hubungan antara status kesehatan oral dengan kualitas hidup lanjut usia berdasarkan pada kesehatan oral pada masyarakat lanjut usia di Kodya Yogyakarta. Data tentang status kesehatan oral dan kualitas hidup masyarakat lanjut usia diperoleh melalui pemeriksaan intraoral yang meliputi pemeriksaan jumlah lesi mukosa oral, kebersihan oral, indeks DMFT dan keadaan jaringan periodontal. Data tentang kualitas hidup diperoleh dari hasil pengisian borang indeks Dental Impact of Daily Living (DIDL) yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa, rerata indeks DMFT yaitu 16,9 dan 63% subjek mengalami gingivitis. Rerata subjek mempunyai tingkat kebersihan oral sedang dan tiap subjek sekurang-kurangnya mempunyai dua lesi mukosa oral. Rerata skor kualitas hidup adalah 27,2 dan tergolong memuaskan. Data kemudian dianalisis dengan Korelasi Pearson Product Moment dan menunjukkan bahwa dari empat parameter yang dipakai untuk menentukan status kesehatan oral, kebersihan oral dan jumlah lesi mukosa oral berkorelasi lemah dengan kualitas hidup dengan nilai r masingmasing yaitu -0,236 (P-value = 0,045) dan -0,288 (P-value = 0,045). Pada kelompok lansia berpendidikan rendah menunjukkan bahwa jumlah lesi mukosa oral dan kebersihan oral berkorelasi sedang dan kuat dengan kualitas hidup dengan nilai r masing-masing yaitu -0,554 (P-value = 0,001) dan -0,649 (P-value = 0,002). Kesimpulan : dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, status kesehatan oral berhubungan dengan kualitas hidup berdasarkan kesehatan oral masyarakat lansia di Kodya Yogyakarta.
Background : quality of life assessment mostly is based on general health of people. In fact, oral health might play a significant role in determining the quality of life of someone. Deterioration of physiologic condition, polypharmacy and the high occurrence of chronic disease in elderly may manifest in oral cavity that can affect oral function. Objective : this study aimed to know was there any correlation and how was the correlation between oral health status and oral health-based quality of life of elderly community in Kodya Yogyakarta. Material and Method : data of this study were obtained from quality of life questioner modified from Dental Impact of Daily Living Index and from intraoral examination. Determination of oral health status based on examination of oral mucosal lesion amount, oral hygiene, DMFT index and periodontal tissue status. Results : results of this study showed that mean of DMFT index was 16.9 and 63% subjects were found with gingivitis, average of subject had moderate oral hygiene and each subject at least had two oral mucosal lesions. Mean score of quality of life was 27.2 and classified as satisfying. The data then were analyzed statistically using Pearson Product Moment Correlation and showed that from four parameters used to determine the oral health status, oral hygiene and amount of oral mucosal lesion had correlation with quality of life with r were -0.236 (P-value was 0.045) and -0.288 (P-value was 0.045), respectively. In high educated elderly group demonstrated that amount of oral mucosal lesion and oral hygiene had moderate and strong correlations with quality of life with r were -0.554 (P-value was 0.011) and -0.649 (P-value was 0.002), respectively. Conclusion : it can be concluded that oral health status correlates with oral health based-quality of life of elderly community in Kodya Yogyakarta.
Kata Kunci : status kesehatan oral, kualitas hidup berdasarkan kesehatan oral, lanjut usia