Laporkan Masalah

TINDAK TUTUR ILOKUSI PENGASUH ANAK DALAM TAYANGAN NANNY 911 (SEBUAH TINJAUAN SOSIOPRAGMATIK)

Paramita Indreswari, Dr. F.X. Nadar, M.A.

2012 | Tesis | S2 Linguistik

Tindak tutur ilokusi PA dalam tayangan Nanny 911 merupakan fenomena dalam kajian sosiopragmatik yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang digunakan oleh PA dalam tayangan Nanny 911, menjelaskan strategi tindak tutur yang digunakan oleh PA dalam tayangan ini dan dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak tutur ilokusi pada PA tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan sosiopragmatik. Data penelitian ini berupa tuturan PA dalam serial Nanny 911 pada keluarga Dickson, keluarga Finck dan keluarga Delanay. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik rekam, catat, padu padan dan kontekstual. Hasil dari penelitian ini berupa jenis-jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi PA yang bisa diamati dalam bagian acara ini, yaitu pada bagian pembukaan, isi dan penutup. Pada bagian pembukaan, terdapat empat jenis tindak tutur ilokusi yang disampaikan PA kepada PT, OT dan AA, yaitu: (1) tindak tutur direktif, (2) tindak tutur asertif, (3) tindak tutur komisif, dan (4) tindak tutur fatis. Pada bagian isi, ditemukan tujuh jenis tindak tutur ilokusi, yaitu : (1) tindak tutur asertif merupakan tindak tutur yang paling sering digunakan PA, (2) tindak tutur komisif, (3) tindak tutur ekspresif (4) tindak tutur deklarasi , (5) tindak tutur direktif, (6) tindak tutur verdiktif, dan (7) tindak tutur fatis. Pada bagian penutup terdapat tujuh jenis tindak tutur ilokusi, yaitu : (1) tindak tutur asertif, (2) Tindak tutur direktif, (3) tindak tutur verdiktif, (4) tindak tutur ekspresif, dan (5) tindak tutur fatis Pada waktu PA bertutur, dia menggunakan tiga jenis strategi tindak tutur, yaitu: (1) tindak tutur literal langsung dengan modus kalimat berita, merupakan strategi yang paling banyak digunakan PA ketika bertutur kepada PT, OT dan AA, (2) tindak tutur literal tidak langsung, merupakan strategi kedua yang paling banyak digunakan yang bertujuan untuk menyuruh mitra tuturnya dengan lebih sopan , (3) tindak tutur tidak literal langsung merupakan strategi ketiga yang digunakan oleh PA kepada PT dan OT dalam keluarga yang dibimbingnya. Tindak tutur literal langsung ini dituturkan karena PA ingin memberitahukan secara langsung, bertanya, menyuruh, mengajak atau menyarankan secara lugas dan tidak berbelit-belit agar tuturannya mudah dipahami dan mudah diterima dengan baik oleh mitra tuturnya Tindak tutur PA dalam tayangan Nanny 911 di pengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor –faktor tersebut adalah sebagai berikut : 1) setting ‘waktu dan tempat terjadinya tuturan’, Nanny 911 mengambil tempat di rumah keluarga yang dibimbing PA di Amerika Serikat; 2) participants ‘peserta tutur’meliputi penutur (PA) dan mitra tutur (OT dan AA) ; 3) end ‘tujuan tuturan’: asertif, komisif, direktif, verdiktif, ekspresif, deklarasi dan fatis; 4) act ‘urutan tutur’, PA bertutur kepada PT, OT dan AA; 5) key ‘jiwa pertuturan’, PA bertutur dengan menggunakan empati kepada OT dan AA, dan menjelaskan seinformatif mungkin kepada PT; 6) instrumentalities ‘sarana tuturan’, tindak tutur PA merupakan tuturan lisan yang disampaikan melalui media televisi, 7) norms’aturan dalam berinteraksi’ dalam tayangan ini adalah keterbukaan dalam berkomunikasi pada OT dan AA; 8) genre ‘kategori tuturan’ Nanny 911 merupakan reality show yang terdiri dari pembukaan,isi dan penutup. Penutur (PA) di dalam bertutur juga dipengaruhi oleh kepribadiannya, profesi, usia, jenis kelamin,mitra tutur, warna emosi dan citarasa tutur.

Nanny’s illocutionary utterances in Nanny 911 are interesting phenomenons in sociopragmatics. This research aims at describing types and functions of Nanny’s illocutionary utterances in Nanny 911, explaining the Nanny’s strategies in her utterances and explaining some factors influencing the nanny’s utterances.This research is a qualitative descriptive with a sociopragmatics approach. The data used in this research are taken from the nanny’s utterances in Nanny 911 series: Dickson Family, Finck Family and Delanay’s Family. This research uses recording, documentating, integrating and contextual method. This first problem of this research discusses types and functions of the nanny’s illocutionary utterances in Nanny 911’s opening, content and closing. In each section, the nanny speaks to TV viewers, parents and children in her trained family. There are four types of nanny’s illocutionary utterances in the opening section, such as: (1) directives, (2) assertives, (3) commisives, and (4) phatics. In the content section, the nanny uses seven types of illocutionary utterances, such as (1) assertives, mostly used by the nanny, (2) commissives, (3) expressives, (4) declarations, (5) directives, (6) verdictives, and (7) phatics. In the closing section, she uses five types of illocutionary utterances, such as (1) assertives, (2) directives, (3) verdictives, (4) expressives, (5) phatics. The second problem discusses some strategies used by the nanny when she speaks to TV viewers, parents and children in her trained family . There are three strategies used by the nanny, such as (1) direct literal utterances with affirmatives are the first most utterances used by her, (2) indirect literal utteraces are the second most utterances politely used by her to have parents and children in her trained family , (3) direct illiteral utterances are the third most used by the nanny to TV viewers, parents and children in her trained family. The direct literal utterences are mostly used by the nanny because she wants to convey her messages simply and obviously, so that her hearers are able to understand well. The third problem is some factors influencing the nanny’s utterances. Those factors are ; (1) setting ( time and place), Nanny 911 takes place in her trained family’s house in USA, (2) participants, speaker (the nanny) and her hearers ( parents and children in her trained family), (3) end (the utterances purposes): assertives, commisives, directives, verdictives, expressives,declarations and phatics, (4) act (utterances order), the nanny speaks to TV viewers, parents and children in her trained family, (5) key (the sense of nanny’s utterances), she speaks to her trained family emphatically and tell TV viewers obviously, (6) instrumentalities, the nanny’s utterances are delivered via television, (7) norms of interaction, open communication to her trained family, (7) genre, Nanny 911 is a reality show consisting of its opening, content, and closing. The nanny’s personality, profession, age, sex, hearer, emotion and condition also determine her utterances.

Kata Kunci : tindak tutur ilokusi, jenis, strategi, faktor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.