Laporkan Masalah

SOMATISASI DITINJAU DARI KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DAN REGULASI EMOSI

HENIE KURNIAWATI, Dr. Toto Kuwato

2012 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui somatisasi ditinjau dari kesejahteraan spiritual dan regulasi emosi pada pasien di rumah sakit. Subjek penelitian berjumlah 58 orang, didiagnosis mengalami somatisasi oleh dokter dan psikolog. Subjek mengalami keluhan-keluhan fisik namun menurut keterangan dokter tidak ada bukti pemeriksaan fisik dan laboratorium yang dapat membuktikan keluhan pasien tersebut. Menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala somatisasi, skala kesejahteraan spiritual dan skala regulasi emosi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) terdapat peran yang negatif dan signifikan antara kesejahteraan spiritual dan regulasi emosi terhadap somatisasi pada pasien di rumah sakit ( F= 29,195; p < 0,00; R=0,718 dan R2 = 0,515), (2) sumbangan prediktor (R2) kesejahteraan spiritual dan regulasi emosi 51,5 %, (3) Kesejahteraan spiritual memiliki peran negatif dan signifikan terhadap somatisasi (B = -0,515, p < 0,05, dan SE = 34,2 %), (4) regulasi emosi memiliki peran negatif dan signifikan terhadap somatisasi (B = -0,387, 0,05, dan SE =17,31%).

This research aims to identify somatization viewed from spiritual well being and emotion regulation among patients in hospital. Subjects involved 58 patients, diagnosed as having somatization by physicians and psychologists. They presented physical complaints; however, the physicians stated that of physical and laboratory examination evidences that were able to prove their complaints. Purposive sampling technique was in this research. Data collection instruments utilized were somatization scale, spiritual well-being scale, and emotion regulation scale. Data collected were analyzed using regression analysis. Result showed that (1) there was a negative and significant role of spiritual well being and emotion regulation on somatization among patients in hospital ( F= 29,195; p < 0.00; R=0.718 and R2 = 0.515), (2) the contribution of the predictor (R2) of spiritual well being and emotion regulation was 51,5 %, (3) spiritual well being had a negative and significant role on somatization (B = - 0,515, p < 0.05, and SE = 34,2 %), (4) emotion regulation had a negative and significant role on somatization (B = -0,387, p < 0.05, and SE= 17,31%).

Kata Kunci : somatisasi, kesejahteraan spiritual dan regulasi emosi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.