PENGENDALIAN UDARA PADA PROSES PEMBUATAN ASAP CAIR UNTUK PENGGUMPAL DAN PENGAWET LATEKS BEKU
Fransta Karina Karo Karo, Prof. Dr. Ir. Purnama Darmaji, M.Sc
2012 | Tesis | S2 Teknologi Hasil PerkebunanTelah dilakukan penelitian rekayasa pembuatan asap cair untuk penggumpal karet ramah lingkungan. Penelitian dilakukan meliputi 3 tahap penelitian yaitu : modifikasi pembuatan asap cair dengan variasi penambahan udara. Kecepatan 1.03 m3/s dan rentang waktu setiap (0,10,15,20,30,40,50,60) menit dan suhu pirolisis 450 o C. Menghasilkan perlakuan terbaik untuk menghasilkan asap cair pada penambahan udara setiap 20 menit dengan nilai fenol 11,19 % pada asap cair, karbonil sebesar 11, 39 % dan bilangan asam 13,93 %. Asap cair yang terbaik dibandingkaan dengan asam format serta digunakan untuk menggumpalkan lateks. Didapatkan asap cair lebih cepat menggumpalkan lateks dibandingkan asam format. Karet hasil penggumpalan juga menunjukkan asap cair lebih konsisten pada pengujian kuat tarik dan kadar amoniak. Asap cair pada volume 80 ml dapat menggumpalkan lateks selama 88 menit. Asap cair dicampurkan dengan asam format dengan komposisi tertentu kemudian digunakan untuk menggumpalkan lateks. Hasil pencampuran komposisi (1,2 ml asap cair dicampur dengan 0,8 asam format) menghasilkan karet dengan kualitas terbaik dengan nilai uji tarik sebesar 350,37% dan penurunan kadar amoniak yang sangat nyata pada hari pertama hingga hari keduapuluh satu yaitu sebesar 3,21 ppm menjadi 1,97 ppm.
An engineering research has been done a friendly environmental rubber for the manufacture of liquid smoke coagulant. Research carried out three stages: making liquid smoke, compared liquid smoke with formic acid, and mixing liquid smoke with formic acid. Making liquid smoke with variation of the air. Speed 1,03 m3 / s and the time span of each (0,10,15,20,30,40,50,60) minutes and the pyrolysis temperature 450 ° C. Produces the best treatment to produce liquid smoke to the addition of air every 20 minutes with a value of 11.19% phenol in liquid smoke, the carbonyl of 11, 39% and 13.93% acid number. Liquid smoke compared with formic acid to agglomerate latex, has been proof that liquid smoke has the ability to agglomerate latex faster than formic acid, as well as for clumping rubber. Further more, tensile strength and ammonia levels for rubber proven to be consistent. Mixing liquid smoke with formic acid habe the same ability in agglomerate the latex. With in the right composition, 1,2 ml of liquid smoke mixed with 0,8 ml formic acid, produce the best quality rubber with a 350,37 % of a test value tensile and gave a real result from the 1st day until the 20th day that the level of ammonia decreased from 3,21 ppm to 1,97 ppm.
Kata Kunci : Asap cair, penggumpal latek, pirolisis, amoniak, sulfida, fenol