TOPIKALISASI DALAM BAHASA INGGRIS: STUDI KASUS TERHADAP TEKS TRANSKRIPSI PERCAKAPAN FORMAL DAN INFORMAL
Cisya Dewantara Nugraha, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo,
2012 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian ini menggambarkan topikalisasi pada Bahasa Inggris ragam formal dan informal. Peneliti menjelaskan tiga hal yaitu 1) jenis-jenis perangkat tematik yang berkontribusi dalam membangun topikalisasi dalam kalimat berbahasa Inggris dalam ragam tuturan formal dan informal, 2) pola-pola perubahan sintaksis dalam struktur yang mengalami topikalisasi dalam kalimat berbahasa Inggris dalam ragam tuturan formal dan informal, dan 3) signifikansi dari topikalisasi dalam kalimat berbahasa Inggris dalam ragam tuturan formal dan informal. Dalam analisis data penelitian, peneliti mengambil teori tentang topikalisasi dari Fromkin (2000: 110), teori tentang subjek dari Keenan dan Comrie (1976: 306) serta teori tentang informasi lama (given) dan baru (new) Halliday (1985/1994: 298). Metode agih digunakan untuk mengkategorisasikan data penelitian yang berupa kalimat-kalimat dengan topikalisasi, yang dilanjutkan dengan memisahkan bagian-bagian kalimat yang mengandung perangkat tematik dengan teknik bagi unsur langsung. Teknik lanjutan yang digunakan selanjutnya adalah teknik substitusi dan interupsi untuk menguji keberterimaan kalimatkalimat tersebut. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dari tujuh jenis perangkat tematik yang mengakomodasi topikalisasi kalimat, hanya empat perangkat tematik yang digunakan dalam topikalisasi kalimat bahasa Inggris ragam formal, yaitu, 1) peletakdepanan unsur kalimat, 2) konstruksi there, 3) kalimat belah dan 4) konstruksi kalimat belah semu. Sementara dalam ragam informal, perangkat tematik yang digunakan hanya 1) peletakdepanan unsur kalimat, 2) konstruksi there saja. Peletakdepanan tematik merupakan perangkat yang mudah digunakan dalam topikalisasi karena hanya memerlukan pergeseran posisi topik dan tidak mengubah susunan klausa utamanya, sementara konstruksi kalimat belah semu merupakan perangkat yang rumit karena menuntut adanya perubahan struktur klausa dalam kalimat. Dalam konteks komunikasi, perangkat-perangkat tematik ini berperan untuk 1) menonjolkan informasi yang berbobot, (2) menonjolkan bagian informasi yang cenderung diabaikan atau terlewat, dan (3) menonjolkan informasi yang tak berpemarkah.
This research describes topicalisation in formal and informal usage of English. The researcher examines three problems, which are 1) the types of thematic devices contributing in the building of topicalisation in English sentences in formal and informal conversation, 2) the patterns of syntactic modification in the structures that undergo topicalisation in English sentences in formal and informal conversation, and 3) the significance of topicalisation in English sentences in formal and informal conversation. In the analysis, the researcher utilized the theory of topicalisation by Fromkin (2000: 110), the theory of subject by Keenan and Comrie (1976: 306), and the theory of given and new information by Halliday (1985/1994: 298). The distributional method is utilized to categorize the data which are in form of sentences undergoing topicalisation, continued with separating elements of the sentences containing thematic devices by using immediate constituent dividing technique. Then, substitution and insertion techniques were ultilized to test the grammaticality of those sentences. In this research conclusion is drawn that from the seven types of thematic devices accommodating topicalisation of sentences, only four are utilized in the topicalisation in formal English sentences, i.e. 1) thematic fronting, 2) there construction, 3 cleft construction and 4) pseudo-cleft construction. In terms of informal English sentences, however, only 1) thematic fronting, and 2) there construction are utilized. Thematic fronting is the most accomodative device in topicalisation since it only requires repositioning of topic and no modification of the main clause. Pseudo-cleft construction, however, is complicated as it requires modification of the clause structure in the sentence. In communication, these thematic devices contribute in 1) emphasizing heavy information, (2) emphasizing potentially neglected information, and (3) emphasizing unmarked information.
Kata Kunci : topikalisasi, perangkat tematik, bahasa Inggris, formal dan informal