Laporkan Masalah

Managing Pension, Children Marriage Needs, and Asset Allocation: Case Study of Tan Family

Ronald Haryanto, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, Ph.D.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Tesis ini merupakan studi kasus pada keluarga Tan yang pengelolaan keuangannya diatur oleh Nyonya Tan. Beliau saat ini berusia 50 tahun dan suaminya telah pensiun sejak Agustus 2011. Nyonya Tan ingin berhenti bekerja mulai usia 60 tahun. Masalah keuangan utama yang dihadapi keluarga ini ialah defisit arus kas pada tahun 2012 dan beberapa tahun setelahnya, termasuk saat usia pensiun berkenaan dengan tujuan keuangan yang cukup ambisius. Analisa portofolio Klien menggambarkan ketidakcocokannya dengan toleransi resiko yang diukur dengan kuisioner Grable dan Lytton (1999). Klien sebenarnya mampu menerima portofolio yang lebih beresiko sehingga imbal hasilnya pun dapat meningkat. Portofolio Klien saat ini terkonsentrasi lebih dari 40% pada kas dan sejenisnya. Lima skenario disusun sebagai solusi atas masalah keuangan Klien dan diklasifikasikan dalam skenario jangka pendek dan skenario jangka panjang. Skenario jangka pendek mengacu pada masalah keuangan dalam tiga tahun ke depan dan memberikan pilihan menjual aset fisik, aset keuangan, ataupun meminjam uang dari bank. Strategi menjual aset fisik dipilih karena mengandung rencana pemulihan dan dirasa lebih etis daripada utang bank. Skenario jangka panjang mengacu pada solusi sampai dengan usia 85 tahun. Tiga bisnis disediakan untuk memberikan arus kas lebih kepada Klien. Dalam mengatur aset keuangan, Klien direkomendasikan untuk mengkonversi beberapa aset ke reksadana saham. Meskipun demikian, dua pilihan instrumen investasi selama masa pensiun yang berupa reksadana saham dan reksadana pendapatan tetap atau campuran disediakan dalam skenario. Klien memilih reksadana pendapatan tetap atau campuran untuk investasi dalam usia pensiun. Tesis ini diakhiri dengan rencana implementasi supaya Klien dapat mengambil tindakan nyata dalam mewujudkan skenario yang telah dipilih. Bab terakhir berisi kesimpulan tesis.

This thesis is a case study in Tan family where Mrs. Tan is the main financial controller. She is currently 50 years old and her husband has retired since August 2011. Mrs. Tan wishes to stop working when she turns 60 years old. The main financial problems in this family is cash flow deficit estimated in 2012 and several years later as well as on retirement age due to quite ambitious financial objectives. Client’s current portfolio was analyzed and discovered that it does not match Client’s risk tolerance measured using Grable and Lytton (1999) questionnaire. The Client is actually able to accept riskier portfolio and thus able to improve the rate of return. The current portfolio is concentrated to more than 40% of cash and equivalent. Five scenarios are developed as solution to Client’s financial problem. They are classified into short term scenarios and long term scenarios. The short term scenarios address financial issues in the next three years and provide choices of selling physical asset, financial asset, or taking bank loan. Selling physical asset was chosen by the Client as it provides recovery plan and more ethical than taking bank loan. Long term scenarios cover solution up to the age of 85. Three business ventures are introduced here to provide Client with more cash flow. In managing financial assets, the Client is recommended to convert some assets into equity mutual fund. However, two options of investment instruments during retirement period are given. They are equity mutual fund and fixed income or hybrid mutual fund. The Client chose fixed income or hybrid mutual fund for her retirement period investment. This thesis is ended with implementation plans for the Client to follow in implementing the chosen scenarios. The last chapter concludes this master thesis.

Kata Kunci : HNWI, pensiun, manajemen pensiun, toleransi resiko, asset rebalancing, pertumbuhan kekayaan, akumulasi kekayaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.