Penunjukan Pemasok bagi Kegiatan Operasional Energi Mega Persada Malacca Strait dengan Menggunakan Metode Goal Programming dan Analytic Network Process
Putu Amanda, Dr. Ir. Adi Djoko Guritno, M.S.I.E
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenEnergi Mega Persada (EMP) Malacca Strait merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di wilayah Republik Indonesia. Salah satu kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam melakukan pengeboran minyak ini adalah pengadaan peralatan operasional pengeboran. Pada saat ini proses pemilihan pemasok untuk peralatan pengeboran yang dilakukan oleh perusahaan masih berdasarkan atas intuisi dan pengalaman para pengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemilihan pemasok dan meminimalkan subyektifitas dalam pemilihan pemasok dalam kegiatan pengadaan. Untuk itu metode yang digunakan untuk menganalisa pemilihan pemasok yaitu dengan menggunakan metode Goal Programming dengan sebelumnya dilakukan pembobotan dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Proses awal pengolahan data dengan metode Analytic Network Process (ANP) yaitu dengan menetapkan pakar yang tepat untuk menentukan kriteria dan subkriteria yang digunakan pada pemilihan pemasok di EMP Malacca Strait. Selanjutnya, ditetapkan 4 (empat) kriteria, yaitu harga, kualitas, pengiriman dan pembayaran. Lalu menentukan bobot berdasarkan matriks perbandingan berpasangan yang hasilnya akan diolah untuk pemilihan pemasok dengan menggunakan metode Goal Programming. Dari hasil pengolahan data ANP dengan software superdecision, maka diketahui bahwa bobot harga penawaran yaitu 0.78707, bobot potongan harga (diskon) yaitu 0.21293, bobot produk yang berkualitas yaitu 0.53754, persyaratan K3LL (Kesehatan dan Keselamatan Kerja Lindungan Lingkungan) yaitu 0.46246, bobot cara pembayaran yaitu 0.58414, bobot tenggang waktu pembayaran yaitu 0.41586, bobot kesesuaian jumlah pengiriman yaitu 0.59572 dan bobot waktu pengiriman yaitu 0.40428. Nilai bobot ini digunakan untuk data masukan metode Goal Programming menggunakan software WinQSb. Nilai bobot dimasukan dengan terlebih dahulu megidentifikasi goal dan fungsi tujuan, diantanya meminimumkan harga penawaran dari owner estimate, mendapatkan potongan harga diatas 10% dari harga penawaran yang diberikan oleh tiap pemasok, produk yang dipesan mempunyai presentasi cacat kurang dari 1%, mendapatkan produk yang berkualitas dari segi K3LL dengan presentasi sama dengan 100%, cara pembayaran yang dilakukan untuk melunasi harga pembelian lebih dari dua kali pembayaran terhitung dari penandatanganan kontra, batas waktu pembayaran yang dilakukan lebih dari 30 hari terhitung dari penandatanganan kontrak, mendapatkan jumlah pengiriman produk tidak boleh kurang dari jumlah yang ditetapkan yaitu sebesar 925 produk, dan produk yang dipesan dikirimkan kurang dari 30 hari terhitung dari penandatanganan kontrak. Hasil dari metode Goal Programming didapatkan bobot PT. C sebesar 1.02 sebagai pemasok terbaik, sedangkan PT.A dan PT. B didapatkan bobot yang lebih kecil dari PT. C.
Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait is one of the companies which is moving in the field of oil and gas upstream business management in the region of the Republic of Indonesia. One of the activities in the process of oil drilling is the procurement of drilling operation equipment. At the time being the selection process on the supplier of the drilling equipment is still based on intuition and experiences of the decision makers. The purpose of this research is to analyze and to minimize the subjectivities in the process of supplier selection. In this case the method which applied to analyze supplier selection is Goal Programming method with the pre-scaling using Analytic Network Process (ANP) method. The starting of data processing by applying the Analytic Network Process (ANP) method by appoint the right professional to decide the criteria and subcriteria which will be applied in the supplier selection in EMP Malacca Strait. Follows by determination of four criteria, these are price, quality, delivery and payment method. Then determination of the scaling based on pair comparing matrix which result will be processed in decide the supplier selection by applying the Goal Programming method. From the result data processing by ANP with the software superdecision, we can see that the price offer scaling is 0.78707, scaling of price discaount is 0.21293, scalingf of quality product is 0.53754, K3LL condition ( Healthy and Safety of Environmental Work Protection) is 0.46246, scaling of payment method is 0.58414, scaling of payment term is 0.41586, scaling of delivery quantity matching is 0.59572 and scaling of delivery time is 0.40428. The scaling value is used for data input in Goal Programming method using WinOSb software. The scale value was input by pre-identification the goal and objective functions. One of these is to minimize the offered price from owner estimate, getting the price discount above 10% from the price offer of each supplier, the ordered product have a defect presentation less than 1% , to get the product with the K3LL quality with same presentation of 100%, the payment method up to the completion exceeding of two times starting from the contract signing, the deadline of the payment exceeding of 30 days starting from the contract signing, to get quantity of delivery product no less than the determined quantity which is 925 products, and the ordered product should be delivered in less than 30 days starting from the contract signing. By applying Goal Programming the result is the scale of PT.C 1.02 as the best supplier, whereas PT.A and PT.B got the lower scale of PT.C.
Kata Kunci : Analytical Network Process, Goal Programming, pengadaan, penunjukan pemasok.