Laporkan Masalah

HUBUNGAN HASIL PENGUKURAN KEPADATAN TULANG (BONE MINERAL DENSITY/BMD) DENGAN GEJALA PERIMENOPAUSE

Aida, Prof. Dr. Djaswadi D., MPH,Phd, SpOG(K)

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Latar Belakang: Transisi menopause terkait dengan banyak gejala. Wanita biasanya mengalami ketidakteraturan menstruasi antara 2-7 tahun sebelum menopause, bertepatan dengan penurunan serum estradiol. Sejak status estrogen diketahui sebagai penentu penting dari kepadatan massa tulang, gejala perimenopause bisa efektif sebagai indikator status tulang wanita. Beberapa teknik radiologis telah digunakan untuk mengukur densitas tulang namun teknik DEXA (Dual Energy X-ray Absorptiometry) lebih akurat dibanding lainnya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proporsi BMD (Bone Mineral Density) abnormal pada wanita dengan gejala perimenopause dibanding wanita tanpa gejala perimenopause. Desain penelitian: Studi potong lintang Populasi penelitian: Penelitian berlangsung pada Juni-Agustus 2010. Kriteria inklusi adalah wanita berusia 46-55 tahun dan bersedia menjadi subyek penelitian. Kriteria eksklusi adalah wanita yang menderita penyakit diabetes mellitus, kanker dan rematoid artritis, tidak menggunakan HRT, konsumsi obat-obatan kortikosteroid, riwayat atau sedang mengalami kelainan endokrin, riwayat atau sedang mengalami patah tulang dan atau konsumsi obat-obatan hormonal berdasarkan anamnesis. Hasil: Hasil analisis multivariat didapatkan bahwa variabel gejala perimenopause kemungkinan meningkatkan 1,38 kali BMD abnormal dibandingkan yang tidak mempunyai gejala perimenopause (RR 1,38; 95%CI 1,39-13,78 ; p= 0,01) Kesimpulan: Proporsi BMD abnormal pada kelompok dengan gejala perimenopause lebih tinggi dibanding kelompok tanpa gejala perimenopause.

Background: The menopausal transition is associated with numerous symptoms. Women typically report menstrual irregularity between 2 and 7 years before menopause, coinciding with variable declines in serum estradiol Since estrogen status is known to be an important of BMD. Perimenopause symptoms may be effective indicators of woman’s skeletal status. Severeal radiological techniques DEXA is more accurate than the other. Objective: to determine the proportion of abnormal BMD in women with perimenopause symptoms than women without symptoms of perimenopause. Design: Cross-sectional study. Method: It was conducted in June-August 2010. Subjects were woman aged 46-55 years old without apparent history of diabetes mellitus, neoplasma, and rheumatoid arthritis, use HRT, the consumption of drugs corticosteroids, endocrine disorders, fractures and consumption of drugs or hormonal based on history. Result: The results of multivariate analysis found that the variable symptoms of perimenopause may increase 1.38 times abnormal BMD than that do not have symptoms of perimenopause (RR 1.38; 95%CI 1.39-13.78 ; p= 0.01). Conclusion: The proportion of abnormal BMD in the group with symptoms of perimenopause higher compared to the group without symptoms of perimenopause.

Kata Kunci : gejala perimenopause, bone mineral density, dual energy x-ray absorptiometry.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.