Laporkan Masalah

Perbandingan jumlah perdarahan pascasalin antara penanganan kala III yang disederhanakan dan penanganan aktif kala III

AGUNG NUGROHO WICAKSONO, dr.Ova Emilia, M.Med.Ed, PHd, SpOG(K),

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan

Latar Belakang:Perdarahan pasca persalinan adalah salah satu komplikasi obstetrika yang memberikan angka morbiditas dan mortalitas terbesar. Tujuan:Untuk memperbandingkan jumlah perdarahan pascasalin antara penanganan kala III yang disederhanakan dengan PAKT. Metode:Uji klinis- eksperimental, single blind. Penelitian dilakukan pada 212 orang wanita hamil aterm (usia kehamilan 37-42 minggu), janin tunggal hidup, dengan keadaan umum baik, tanda vital normal, tanpa anemia atau kelainan pembekuan darah, bersedia mengikuti penelitian dan melakukan persalinan vaginal di RSUP.Dr.Sardjito, RSUD.Bantul, RSUD.Banyumas. Pasien dikelompokkan menjadi dua kelompok, A adalah kelompok penanganan kala III yang disederhanakan. Kelompok B adalah penanganan aktif kala III. Hasil:Tidak terdapat perbedaan bermakna jumlah perdarahan kala III pada kedua kelompok(p=0,657), dengan rerata pada kelompok perlakuan 233,54 +67,95 ml dan rerata pada kelompok kontrol 228,69+89,61ml. Pada jumlah perdarahan kala IV rerata pada kelompok perlakuan 101,64+31,08 ml, pada kelompok kontrol 115+38,39 ml yang memberikan perbedaan bermakna secara statistik(p=0,005). Hasil sekunder yaitu lama kala III, pada kelompok perlakuan 10,41+5,61 menit, dan pada kelompok kontrol 10,74+3,26 menit, dengan p=0,611. Hasil sekunder lainnya adalah kejadian dan risiko relatif dari retensi plasenta dan putusnya tali pusat. Tidak terdapat kejadian atonia, hipotonia, retensi sisa plasenta, inversio uteri. Kesimpulan:Dari hasil penelitian ini dan membandingkan dengan hasil beberapa penelitian lain yang dilakukan menyimpulkan bahwa pada manajemen kala III yang disederhanakan tidak memberikan jumlah perbedaan yang bermakna dibandingkan dengan manajemen aktif kala III.

Background:Postpartum hemorrhage is one of the biggest obstetric complication which gave enourmous morbidity and mortality. Objective:Comparing amount of postpartum bleeding on simplified third stage labour and active management. Methods:A randomized controlled trial, single blind. The subject was 212 women whose underwent a normal pregnancy, good vital sign, aterm gestational age (37-42 weeks), singleton baby, head presentation, non-anemic, and no coagulation defect. The subjects were gave births in Dr.Sarjito Hospital, Bantul distric hospital, and Banyumas district hospital. Subjects were grouped into intervention group (simplified third stage labour management), and control group (active management). Results:No significant different on the third stage bleeding (p=0.66), mean was 233.54+67.95 ml, and 228.69+89.61ml in intervention and control groups. Meanwhile on fourth stage bleeding it gave significant difference (p=0.005), mean was 101.64+31.08 ml and 115+38.39 ml, in the intervention and control groups. Secondary outcome of third stage duration was 10.41+5.61minutes and 10.74+3.26 minutes, in the intervention and control groups. Respectively give an insignificant difference (p=0.61). Occurrence of retained placenta, and umbilical cord break-down was noted. No uterine atony, hipotonia, retained of placental fragment, and uterine inversion were found. Conclusion:No significant difference in bleeding between simplified and active third stage of labour management.

Kata Kunci : Penanganan aktif kala III aktif, PAKT, penanganan kala III, penanganan kala III yang disederhanakan, perdarahan pascasa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.