PENGARUH PELATIHAN DUKUNGAN SOSIAL “SUAMI SMART†TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DISTRES PADA ISTRI DENGAN KEHAMILAN PRANIKAH (SEBUAH PENELITIAN PENDAHULUAN)
BERTA DEVI ARYANI, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph. D., Psi.
2012 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiKehamilan pranikah berpotensi memunculkan berbagai masalah psikologis, termasuk distres selama kehamilan. Kondisi ini berisiko mempengaruhi kesehatan ibu serta perkembangan janin yang dikandung. Dukungan suami sangat dibutuhkan istri yang mengalami kehamilan pranikah dalam usaha mengatasi permasalahan psikologis tersebut. Hipotesis penelitian ini adalah pelatihan â€Suami SMART†(Sensitif, Mendukung, Aktif, Responsif, Tahu) dapat meningkatkan dukungan suami dan persepsi dukungan suami serta menurunkan distres istri dengan kehamilan pranikah. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan kelompok eksperimen berjumlah 3 orang suami yang mendapat pelatihan. Pengukuran menggunakan skala dukungan suami yang diberikan kepada suami sebagai subjek dalam penelitian serta skala persepsi dukungan suami dan skala distres kehamilan yang diberikan kepada istri sebagai informan pelaku dalam penelitian ini. Setelah melakukan analisis kuantitatif dengan Wilcoxon sign ranks test, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan yang signifikan pada keterampilan dukungan, tidak ada peningkatan yang signifikan pada persepsi istri terhadap dukungan suami, dan tidak ada penurunan yang signifikan pada distres kehamilan istri setelah suami mengikuti pelatihan “Suami SMART†yang ditunjukkan dengan nilai Z 0,000 dan p=0,500. Aspek dukungan instrumental dan aspek persepsi dukungan penghargaan pada istri mengalami peningkatan terbesar dibandingkan aspek yang lain serta aspek distres perilaku pada istri mengalami penurunan terbesar dibandingkan aspek yang lain setelah suami mengikuti pelatihan.
Premarital pregnancy could potentially bring a variety of psychological problems, including distress during pregnancy. These conditions affect the risk of maternal and fetal development was conceived. Husband and wife needed the support of premarital pregnancy in an attempt to overcome these psychological problems. The hypothesis of this research is the training of \"Suami SMART\" (Sensitif, Mendukung, Aktif, Responsif, and Tahu) can increase spouse support, perceived support, and decrease distress level of wife with premarital pregnancy. Using quasi-experimental research design with experimental groups totaling 3 husbands who received training. Measurements using the spouse support scale, perceived support scale, and distress scale. After conducting a quantitative analysis by Wilcoxon signed ranks test, the results of this study indicate that no significant increase in skills support, no significant increase in in the perceived support of wife, and no significant decrease in distress level of wife as indicated by the value of Z 0.000 and p = 0.500. Instrumental support and perceived esteem support largest increase compared to the other aspects, behavior distress largest decrease compared to the other aspects.
Kata Kunci : kehamilan pranikah, distres, dukungan suami