Laporkan Masalah

ANALISIS PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK TANAH KOSONG MILIK PT. PERTANI (PERSERO) (STUDY TANAH DI JALAN AHMAD YANI KELURAHAN DAWUAN KABUPATEN KARAWANG)

JOHNNY MALELA MARPAUNG, S.T., Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.,

2012 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian penggunaan tertinggi dan terbaik tanah kosong milik PT. Pertani (Persero) di Jalan Ahmad Yani, Dawuan Kabupaten Karawang, dilakukan melalui proses analisis produktifitas properti dalam aspek hukum dan peraturan serta aspek fisik dan lokasi, selanjutnya adalah analisis permintaan dan penawaran pasar, dan analisis kelayakan keuangan untuk setiap usulan penggunaan. Data yang akan dianalisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran yang diajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk wawancara berstruktur, sedangkan data fisik yang meliputi ukuran, bentuk tapak, utilitas dan lain-lain yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, sementara data sekunder diperoleh dari Panangian Simanungkalit, Colliers International Indonesia, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia. Dari seluruh hasil analisis didapatkan dua usulan penggunaan lahan yang layak dan memungkinkan adalah untuk penggunaan kawasan pergudangan industri dan kawasan pertokoan (ruko). Berdasarkan indikator kelayakan keuangan dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), maka penggunaan kawasan pergudangan diindikasikan lebih baik dibandingkan pertokoan (ruko), sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif penggunaan lahan untuk kawasan pegudangan merupakan yang paling optimal.

The highest and best use research for the vacant land owned by PT. Pertani (Persero) at Jalan Ahmad Yani, Dawuan, Kabupaten Karawang, conducted through the analysis process on properties productivity based on the legal and regulatory aspects as well as the physical and location aspects, next step is the analysis of demand and market supply and financial feasibility analysis for each proposed use. The data that will be analyze consists of primary data and secondary data. Primary data include data revenues, rents and expenses proposed as an alternative to the use, obtained by doing a structured interview, while the physical data which include size, land shape, utilities and others obtained through interviews and observation, while the secondary data obtained from Panangian Simanungkalit, Colliers International Indonesia, the Ministry of Finance, Bank Indonesia. From all analysis results obtained, comes two proposed land use which is appropriate and allowed. The highest and best use of the land is for industrial warehousing area and commercial area (shopping area). Based on indicators of financial viability with the Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP), then the use of industrial warehousing area indicated better than commercial area (home shops area), so it can be concluded that the land use option for industrial warehousing area is the most optimal.

Kata Kunci : Penggunaan tertinggi dan terbaik, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.