Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCAPAIAN PROSES RELOKASI PERMUKIMAN MASYARAKA T SUKU BAJAU DI DESA KALUMBATAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

YASSER, MOHAMMAD , Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng, Ph.D

2012 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Desa Kalumbatan merupakan salah satu Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan yang terletak di tengah lautan. Lokasi permukiman yang terisolasi dengan lingkungan sekitar serta keterbatasan sarana dan prasarana menyebabkan permukiman masyarakat Suku Bajau tidak layak huni. Pemerintah telah merencanakan program relokasi permukiman, namun rencana tersebut tidak terealisasi karena masyarakat suku Bajau menolak untuk dipindahkan ke darat. Upaya relokasi dapat terealisasi karena terjadi gempa bumi yang menyebabkan permukiman masyarakat suku Bajau di laut tidak dapat ditempati lagi dan masyarakat secara swadaya membangun permukiman di daratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pencapaian proses relokasi permukiman masyarakat suku Bajau di Desa Kalumbatan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian proses relokasi permukiman masyarakat suku Bajau. Lokasi penelitian di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Data yang diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 61 responden dan dilengkapi dengan wawancara mendalam (depth interview). Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui proses systematic random sampling. Data hasil penelitian diolah dan dianalisis dengan metode tabulasi silang (crosstab) dan analisis korelasi bivariate untuk menunjukkan keterkaitan antara variabel terikat (dependent variable) dan variabel bebas (independent variable). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga indikator pencapaian proses relokasi permukiman masyarakat suku Bajau di Desa Kalumbatan, yaitu (1) kondisi rumah, (2) tingkat pendapatan dan (3) tingkat kebetahan; secara umum memiliki kecenderungan “cukup berhasil”. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian proses tersebut adalah faktor internal masyarakat, yaitu : (a) tingkat pendidikan, (b) jenis pekerjaan, (c) kepemilikan lahan dan (d) hubungan kekerabatan serta adanya faktor eksternal masyarakat, yaitu (e) sarana lingkungan, (f) prasarana lingkungan, (g) aksesibilitas (h) dukungan pemerintah dan (i) kondisi alam. Penelitian ini menunjukkan relokasi tersebut layak untuk dilanjutkan. Kepada pihak-pihak yang terkait dengan proses relokasi permukiman disarankan untuk dapat lebih berkoordinasi dalam peningkatan keberhasilan proses relokasi permukiman serta dapat mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan sehingga dalam pengembangan lebih lanjut, proses relokasi tersebut dapat lebih mengarah ke pencapaian tujuan yang diharapkan.

Kalumbatan village is one of villages in Banggai islands which is located in the middle of the ocean. Location of isolated settlements with the surrounding environment and the limited facilities and infrastructure led to the settlement of Bajau tribe society is not suitable for habitation. The Government has planned a relocation of settlement program, but the plan was not realized because of the Bajau tribe society refused to be moved ashore. Relocation efforts can be realized when an earthquake that caused the settlement of Bajau tribe at the sea can not be occupied again, and through with its self supporting, build their settlements on the mainland. This study aims to quantify the process achievement level of settlement relocation of Bajau Tribe society in Kalumbatan village and identify factors that influence it. Research sites in the village of Kalumbatan, District of South Totikum, Banggai Islands. Data obtained through a questionnaire distributed to 61 respondents and it equipped with in-depth interviews. The sampling technique is held by the systematic random sampling. Data research then processed and analyzed by the method of cross tabulation (crosstab) and bivariate correlation to see the relationship between the dependent variable and independent variable. Research results showed that three indicators of the process achievement level of settlements relocation of Bajau tribe society in Kalumbatan village, namely: (1) house condition, (2) income level and (3) endure level, which is generally have a tendency to \\"quite successful”. The factors that influence the process achievement level of settlement relocation of Bajau Tribe society in Kalumbatan village is the internal factor, namely: (a) education, (b) type of Work, (c) accessibility, (d) ownership of landand (e) kinship; and also influenced by external factors of society, namely: (f) Environmental Facility, (g) environmental Infrastructure, (h) government support and (i) natural condition. Based on the results and discussion of the research, the process is feasible to move for continuation. Hope for the associated participants can be coordinated for achieving the successful of settlement relocation process and allocate the budget required so that the resettlement procces can be more di rected to the achievement of expected goals.

Kata Kunci : Relokasi Permukiman, Masyarakat Suku Bajau, Pencapaian, Faktor.

  1. S2-FTK-2012-Muhammad_Yasser-Abstract.pdf  
  2. S2-FTK-2012-Muhammad_Yasser-Bibliography.pdf  
  3. S2-FTK-2012-Muhammad_Yasser-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FTK-2012-Muhammad_Yasser-Title.pdf