Laporkan Masalah

DOMINASI PEREMPUAN DALAM KURSI PARLEMEN RWANDA MELALUI PEMILU DEMOKRATIS TAHUN 2008

Sri Wulan, Dr. Nanang Pamuji M.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Topik penelitian ini adalah mengenai keberhasilan perempuan dalam mendominasi kursi parlemen melalui pemilu tahun 2008 di Rwanda. Hal ini dianggap menarik untuk diteliti karena fenomena tersebut baru pertama kali terjadi di Rwanda. Kejadian tersebut dianggap mustahil sebelumnya, mengingat dalam sejarah di Rwanda, perempuan hanya berperan dalam ranah domestik dan hanya sedikit yang berperan di ranah publik. Untuk menjawab pertanyaan penelitian mengenai bagaimana perempuan berhasil mendominasi kursi parlemen, penulis menggunakan beberapa teori. Teori-teori tersebut antara lain peacebuilding yang di dalamnya termasuk demokrasi dan women empowerment (pemberdayaan perempuan). Selain itu penulis juga menggunakan konsep-konsep mengenai demokrasi seperti pemilu multipartai, pemilih, kandidat dan kampanye. Setelah memilih teori yang dianggap relevan, penulis memulai analisis dengan melihat konteks sosial dan politik di Rwanda dimulai dari genosida dan peacebuilding yang menyertainya. Genosida dan peacebuilding merupakan peristiwa penting karena dua peristiwa tersebut sangat berperan dalam perubahan sistem politik di Rwanda. Penulis melihat dampak genosida terhadap kehidupan perempuan di Rwanda, sedangkan peacebuilding yang dimaksud meliputi pemerintahan transisi dan pemilu demokratis. Terakhir, penulis meneliti aspek pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh organisasi perempuan Rwanda serta bagaimana mereka melakukan strategi untuk memenangkan kursi parlemen melalui pemilu 2008.

The topic of this research is the success of women to dominate the parliament chair through Rwanda parliament election in 2008. It is very interesting because this phenomenon happened for the first time in Rwanda. It is considered very strange because in Rwanda women only had roles in domestic sector and just a few women who had roles in public sector. To answer the research question on how women in Rwanda can be success in the domination of parliament chair, the researcher uses some theories. They are peace building which included women empowerment and democracy. Besides of those theories, researcher also uses concepts of democracy likes multiparty election, voters, candidates and campaigns. After choosing the relevant theories, researcher starts to analyze by looking the social and political context of Rwanda starting from genocide and peacebuilding. Genocide and peacebuilding are the important phenomena because both of them take role on political system changing in Rwanda. Researcher tries to connect the impact of genocide on women life in Rwanda and see the aspect of peacebuilding in transitional government and women empowerment. At last, researcher analyzes women empowerment doing by women organizations in Rwanda and also how they do strategies to win the parliament chair through 2008 election.

Kata Kunci : genosida, peacebuilding, pemilu demokratis, perempuan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.