Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TARIK WISATA MUSEUM BENTENG VREDEBURG DALAM KONTEKS BANGUNAN-BENDA CAGAR BUDAYA

Elisabeth Pardede, Dr. Ir. Arya Ronald

2012 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur Pariwisata

Penelitian ini bersifat deskripsi rasionalistik yaitu untuk mengukur daya tarik (attractiveness) atraksi wisata Museum Benteng Vredeburg dalam konteks Bangunan-Benda Cagar Budaya. Penelitian ini dilakukan dengan melihat daya tarik fisik dan non fisik yang ada, faktor-faktor yang berpengaruh pada pengungkapan daya tarik itu, dan cara-cara mengembangkan daya tarik itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan Benteng Vredeburg dalam kaitannya dengan pengembangan kepariwisataan Kota Yogyakarta dan cara-cara mengembangkannya sebagai ODTW. Penelitian ini menggunakan sumber data primer berupa temuan di lapangan serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang telah ada. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan wawancara serta studi pustaka/dokumen yang telah ada. Sasaran responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Museum Benteng Vredeburg secara acak, berjumlah 40 orang. Dari penelitian ini terlihat bahwa daya tarik yang ada di Benteng Vredeburg tergolong sangat unik, tetapi kurang beragam dan kurang menunjukkan nilai-nilai yang terkandung dalam Benteng Vredeburg sebagai sebuah bangunan yang bersejarah tinggi. Dalam pengungkapan daya tarik ini, faktor-faktor transportasi/aksesibilitas, amenitas, pelayanan wisata, infrastruktur, dan elemen institusi sangat berpengaruh. Dari analisis aspek yang mendukung dan kurang mendukung terhadap faktor-faktor itu, dapat ditemukan upaya-upaya pengembangan lebih lanjut yang dapat dilakukan oleh pengelola Museum Benteng Vredeburg.

This research is a rationalistic description to analyze the attractiveness of tourism attractions in Museum Benteng Vredeburg in Cultural Heritage context. The research is conducted by exploring physical and non-physical attractiveness, factors that influence the interpretation of the attractiveness, and ways to develop the attractiveness . The purpose of this research is knowing the position of Benteng Vredeburg in connection with Yogyakarta tourism development and ways to develop it as a tourism destination. This research uses sources of primary data such as data findings in the site and secondary data that is obtained from documents of previous research. Data collecting is conducted by using questionnaire and interview methods to respondents and also analyzing research documents. Target respondents in this research are random visitor of Museum Benteng Vredeburg as many as 40 respondents. The result shows that the attractiveness in Benteng Vredeburg is very unique but lack of variation and does not show the heritage values of Benteng Vredeburg as an important historical building. In the interpretation of this attractiveness, some factors such as transportation/accessibility, amenities, tourism services, infrastructure services, and institutional elements have strong influence. The analysis of supporting and non-supporting aspects of those factors leads to finding the ways to advanced development that can be taken by the management board of Museum Benteng Vredeburg.

Kata Kunci : Daya Tarik Wisata, Museum, Benteng Vredeburg


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.