Laporkan Masalah

KAJIAN EMISI COâ‚‚ DENGAN PENDEKATAN FAKTOR EMISI (FE) PADA BENTUK PENGGUNAAN LAHAN PERMUKIMAN DI DAERAH PINGGIRAN KOTA

Dian Hudawan Santosa, Prof. Dr. H.A Sudibyakto, M.S.,

2012 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pada saat ini isu tentang perubahan iklim dan pemanasan global sedang menjadi pembahasan yang menarik oleh berbagai kalangan. Emisi COâ‚‚ disinyalir menjadi salah satu faktor yang mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini dilakukan di daerah pinggiran kota di Kecamatan Mlati yang bertujuan menentukan faktor emisi dari aktivitas domestik rumah tangga untuk menghitung nilai emisi COâ‚‚ pada daerah pinggiran kota di Kecamatan Mlati berdasarkan bentuk penggunaan lahan permukiman, mengkaji kondisi emisi COâ‚‚ pada daerah pinggiran kota di Kecamatan Mlati berdasarkan bentuk penggunaan lahan permukiman dan untuk mengkaji nilai proyeksi dan tren perubahan emisi COâ‚‚ pada tahun 2020 dan tahun 2030 pada daerah pinggiran kota di Kecamatan Mlati. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik stratified random sampling secara proporsional. Penerapannya berupa pembagian kuesioner serta wawancara kepada 364 responden kepala keluarga dalam setiap rumah tangga di Kecamatan Mlati. Variabel-variabel yang digunakan adalah aktivitas domestik rumah tangga yang berupa bahan bakar memasak, jumlah bahan bakar transportasi, jumlah daya listrik terpakai dan sampah yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan analisis data primer dan analisis data sekunder. Teknik analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif, anlisis grafis, dan analisis statistik. Berdasarkan karakteristik wilayah Kecamatan Mlati nilai faktor emisi dibagi menjadi dua yaitu nilai faktor emisi untuk daerah perdesaan dan untuk daerah perkotaan. Nilai faktor emisi COâ‚‚ di daerah perdesaan di Kecamatan Mlati adalah 169,05 tonCOâ‚‚/ha/tahun, sedangkan nilai faktor emisi untuk daerah perkotaan adalah sebesar 234,75 tonCOâ‚‚/ha/tahun. Pada daerah perkotaan di Kecamatan Mlati mampu menghasilkan potensi emisi COâ‚‚ sebesar 59% dan daerah perdesaan sebesar 41%. Tren emisi COâ‚‚ antara tahun 1991 - 2009 selalu menunjukan peningkatan dimana laju perubahan lahan sebesar 0,79% atau 10,58 hektar per tahun. Proyeksi emisi COâ‚‚ berdasarkan perubahan lahan pada tahun 2020 sebesar 295.975,305 tonCOâ‚‚ dan pada tahun 2030 emisi CO meningkat menjadi 317.338,344 tonCOâ‚‚.

At this time the issue of climate change and global warming is becoming an interesting discussion by various groups. CO â‚‚ emissions is suppose to be one factor that can provide a significant impact on the phenomenon. The research was carried out in the suburbs in the District of Mlati aimed to determine the emission factors from the domestic activities of households to calculate the emissions of CO â‚‚ in the suburbs in the District of Mlati based forms of land use settlement, assess the condition of emissions of CO â‚‚ in the suburbs in the District of Mlati based forms of settlement and land use projections to assess the value and trend changes in CO â‚‚ emissions in 2020 and 2030, on the outskirts of town in the District of Mlati. This study uses a survey method with a stratified random sampling technique proportionally. Its application in the form of the distribution of questionnaires and interviews to 364 respondents in each family head of household in District of Mlati. The variables used are household domestic activities of cooking fuel, the amount of transportation fuels, the amount of electrical power used and waste generated. This study uses data analysis of primary and secondary data analysis. Analytical techniques used in the form of descriptive analysis, analysis of the graphics, and statistical analysis. Based on the characteristics of the District of Mlati emission factor value is divided into two, namely the value of emission factors for rural and urban areas. CO â‚‚ emission factor values in the rural areas in the district is 169.05 tonCOâ‚‚ /ha/year, while the value of emission factors for urban areas amounted to 234.75 tonCOâ‚‚/ha/year. In urban areas in the District of Mlati capable of generating potential of CO â‚‚ emissions by 59% and 41% in rural areas. Trends in COâ‚‚ emissions between the years 1991 - 2009 always showed an increase where the rate of change of land amounting to 0.79% or 10.58 acres per year. COâ‚‚ emissions projections based on changes of land in 2020 amounting to 295,975.305 tonCOâ‚‚ and CO emissions in 2030 increased to 317,338.344 tonCOâ‚‚.

Kata Kunci : Emisi COâ‚‚, Faktor Emisi, Aktivitas Domestik, Lahan Permukiman, Daerah Pinggiran Kota


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.