Laporkan Masalah

PENEGAKAN KODE ETIK PROFESI SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN CITRA JABATAN NOTARIS DI WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

YAOMI EVADA, Sigid Riyanto, S.H., M.Si.,

2012 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha apa saja yang dilakukan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam upaya membangun citra jabatan Notaris serta kendala yang yang diperoleh Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam upaya membangun citra jabatan Notaris. Metode penulisan dalam thesis ini adalah yuridis empiris. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data sekunder diperoleh dengan cara studi kepustakaan, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara. Wawancara dilakukan terhadap narasumber dan responden dari Kantor Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Notaris serta Pengurus Ikatan Notaris Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, yaitu data yang diperoleh dianalisi secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Adapun untuk pengambilan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan metode berpikir yang deduktif, yaitu menyimpulkan hasil penelitian yang khusus. Berdasarkan penggunaan metode ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas dan menyeluruh tentang kesesuaian landasan konseptual yang digunakan dengan judul penelitian. Selama ini upaya-upaya yang dilakukan untuk menegakkan Kode Etik Profesi Notaris di Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang dilakukan oleh Majelis Pengawas dan Dewan Kehormatan tidak selamanya dilakukan dengan baik, sehingga masih sering terjadi pelanggaran Kode Etik. Pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris berakibat Citra Jabatan Notaris belum sepenuhnya dipandang baik di mata masyarakat. Pelaksanaan Penegakan Citra Jabatan Notaris belum berjalan dengan baik dikarenakan pemberian sanksi yang tidak tegas dan kurangnya komunikasi dengan Organisasi Notaris sehingga kurang optimalnya penegakan Kode Etik. Selain itu Dewan Kehormatan Notaris yang terkadang menutupi kesalahan anggota Notaris Atau dengan kata lain saling sungkan antara Notaris sehingga mempersulit dalam penegakan Citra Jabatan dan Kode Etik Profesi Notaris.

This study aims to determine what efforts are made Indonesian Notaries Association (INI) in an effort to build the image of Notary office and constraints obtained Indonesian Notaries Association (INI) in an effort to build the image of the Notary office. The method of writing in this thesis is empirical juridical. The data that is used are the primary data and secondary data. Secondary data is obtained by literature study, whereas the primary data that is obtained through interviews. Interviews are conducted against the informant and the respondent from the Office of the Ministry of Justice and Human Rights and Notaries and Notary Association Executive of the Daerah Istimewa of Yogyakarta Indonesia. The analysis in the study is conducted using qualitative methods, i.e. data obtained qualitatively analyzed and presented descriptively. As for the deduction is done by using the deductive method of thought, which it concludes the results of special research. Based on the use of this method is expected to obtain a clear and comprehensive picture about the suitability of the conceptual foundation that is used with the title of the study. During this time efforts are made to enforce the Code of Professional Notary in Daerah Istimewa of Yogyakarta by the Organization of Indonesian Notaries Association (INI) that is conducted by the Assembly and the Council of Honorary Trustees are not always done well, so there are frequent violations of the Code. Violations by the Public Notary that is resulting image has not been fully considered both in the public eye. Implementation of Enforcement image Notary has not run well because of sanctions that are not firm and lack of communication with the Organization of Notaries so that less optimal enforcement of the Code of Ethics. Also sometimes a Notary Honorary Board member of Notaries whitewashing Or in other words mutual hesitate between the Notary making it difficult in the enforcement of Image Occupation and Professions Code of Ethics Notary.

Kata Kunci : Kode Etik, Notaris, Citra Jabatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.