Laporkan Masalah

PERUBAHAN KEKERASAN MIKRO DENTIN SETELAH APLIKASI EDTA 15%, EDTAC 15% DAN KOMBINASI EDTA 15%- UREA PEROKSIDA PADA TIGA SEGMEN AKAR GIGI

Nia Wijayanti, drg Ema Mulyawati, MS., SpKG(K),

2012 | Tesis | S2 Ilmu Konservasi Gigi

Keberhasilan perawatan saluran akar antara lain ditentukan oleh penggunaan bahan disinfeksi. Ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA) serta EDTAC merupakan bahan disinfeksi yang berfungsi sebagai bahan kelasi untuk menghilangkan smear layer. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan penurunan kekerasan mikro dentin setelah aplikasi bahan irigasi EDTA 15%, EDTAC 15% dan kombinasi EDTA 15% -urea peroksida pada segmen 1/3 koronal, 1/3 tengah dan 1/3 apikal saluran akar. Penelitian ini menggunakan 30 gigi premolar akar tunggal dipotong pada batas cemento enamel junction (CEJ). Bagian akar gigi yang telah dipreparasi dipotong secara horizontal menjadi tiga segmen yaitu apikal, tengah dan koronal kemudian ditanam dalam balok resin akrilik. Sembilan puluh potongan gigi dibagi menjadi 3 kelompok, kelompok I diaplikasikan EDTA 15%, kelompok II diaplikasikan EDTAC 15%, kelompok II diaplikasikan EDTA 15%-urea peroksida. Selanjutnya kelompok tersebut menjadi 3 subkelompok yaitu 1/3 koronal, 1/3 tengah dan 1/3 apikal. Sebelum perlakuan dilakukan penghitungan nilai kekerasan mikro awal dengan Vickers Microhardness tester. Setelah diaplikasikan larutan irigasi selama 5 menit, kemudian diukur nilai kekerasan mikro akhir. Data nilai perubahan kekerasan mikro kemudian dianalisis dengan uji Kruskall Wallis dan U-Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh jenis larutan irigasi dan segmen akar gigi terhadap nilai perubahan kekerasan mikro. Kesimpulan penelitian adalah semua jenis larutan irigasi menyebabkan terjadinya penurunan nilai kekerasan mikro, dimana larutan EDTA 15% menyebabkan penurunan kekerasan mikro yang paling kecil bila dibandingkan kelompok lain

The successful of endodontic treatment affected by an effective disinfectant. Chelating agent such as ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA), EDTAC and EDTA combined with urea peroxide were an effective disinfectant to remove smear layer.The propose of this study was to evaluate the effect of chelating agents 15% EDTA, 15% EDTAC and 15% EDTA combined with urea peroxide on the microhardness of coronal 1/3, middle 1/3 and apical 1/3 segments of root canal dentin. Thirty single rooted premolars were sectioned horizontally at cervical level. After root canal treated the roots were sectioned into three segments which then embedded in acrylic resin. Ninety sectioned root segments were devided into 3 groups of 30 Each group was treated with 15% EDTA, 15% EDTAC and 15% EDTA combined with urea peroxide respectively for 5 minutes. The groups were then devided into 3 subgroups which were coronal 1/3 segments, middle 1/3 segments and apical 1/3 segments. Root canal dentin microhardness measurement was carried out using Vickers Microhardness Tester before and after application of chelating agent. The data were statistically analized using Kruskall Wallis and Mann-Whitney U test at 95% confidence level. The results showed that there were reduction on root canal dentin microhardness after treated wit

Kata Kunci : EDTA 15%, EDTAC 15%, kombinasi EDTA 15%-urea peroksida, kekerasan mikro dentin, segmen akar gigi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.