Laporkan Masalah

PENGARUH PERSEPSI PENGHARGAAN KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP MOTIVASI BERINOVASI KARYAWAN STUDI KASUS PADA KARYAWAN DIVISI R & D DAN PRODUKSI PT. KALBE FARMA, Tbk.

ELIZABETH RATNA STANDENSI, Dr. Gede Bayu Suparta, M.Si.

2012 | Tesis | S2 Mag.Manaj.Farmasi

PT. Kalbe Farma, Tbk. merupakan salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia yang selalu melakukan inovasi untuk mempertahankan pangsa pasarnya dan saat ini sedang melakukan peningkatan kinerja perusahaan dengan mengelola aset-asetnya terutama aset nirwujud (intangible asset) yang salah satunya berupa kreativitas karyawannya. Inovasi yang tertuang dalam kreativitas tersebut merupakan suatu kekayaan intelektual yang dimiliki oleh penciptanya dan merupakan intangible asset bagi setiap perusahaan. Perusahaan memerlukan pengelolaan berbasis pengetahuan (knowledge-based management) termasuk pengetahuan dalam mengelola kekayaan intelektual agar dapat melakukan inovasi secara terus menerus untuk mengantisipasi lingkungan yang berubah secara dinamis. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh persepsi penghargaan kekayaan intelektual terhadap motivasi berinovasi karyawan divisi R & D dan divisi Produksi PT. Kalbe Farma, Tbk. Penelitian merupakan penelitian noneksperimental dengan subyek 27 orang karyawan divisi R & D dan 50 orang karyawan divisi Produksi PT. Kalbe Farma, Tbk. yang memenuhi kriteria inklusi. Kuesioner terdiri dari kuesioner penghargaan kekayaan intelektual yang diadopsi dari teori Simamora (2004) dan kuesioner motivasi berinovasi yang diadopsi dari penelitian Kinlaw (1985). Terhadap kuesioner tersebut dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas dengan metode try out terpakai, yang dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode analisis regresi dan untuk melihat ada tidaknya perbedaan hasil penelitian antara divisi R & D dan divisi Produksi dilakukan metode uji t sederhana dengan program SPSS 17 for windows. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penghargaan kekayaan intelektual terhadap motivasi berinovasi pada karyawan divisi R & D maupun divisi Produksi. Untuk karyawan divisi R & D pengaruhnya sebesar 43,3% dengan persamaan regresi Y = 0,290 + 0,658 X, sedangkan untuk karyawan Divisi Produksi pengaruhnya sebesar 20,4% dengan persamaan regresi Y = 0,149 + 0,452 X. Dari hasil uji t diketahui tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengaruh penghargaan kekayaan intelektual terhadap motivasi berinovasi karyawan divisi R & D dan karyawan divisi Produksi.

PT. Kalbe Farma, Tbk. is the one of leading pharmaceutical companies in Indonesia which is always innovating to maintain its market share and is currently doing a performance improvement to manage its assets including the intangible asset that one of them is the creativity of its employees. Innovation that was created in creativity was an intellectual property possessed by the inventors and that is an intangible asset for each company. The company requires knowledge-based management including knowledge in managing intellectual property in order to make innovation continuously to anticipate changes in the dynamic environment.The purpose of this research is to determine the influence of appreciation of intellectual property against motivation to innovate on the employees of R & D and Production Division at PT. Kalbe Farma, Tbk. Research is nonexperimental research with the subject of 27 employees from R & D division and 50 employees from Production division at PT. Kalbe Farma, Tbk. corresponding the criteria inclusion. A questionnaire consisting of the appreciation of intellectual property’s questionnaire adopted from Simamora’s theory (2004) and motivation to innovate’s questionnaire adopted from Kinlaw’s theory (1985). Validity and reliability test using the try out elapsed methods, that is continued with an analysis using regression methods and simple t-test to see whereabout the difference of result between R & D division and Production division using SPSS 17 for windows. The result show that there is a high level the influence of appreciation of intellectual property against motivation to innovate on employees of R & D division and Production division. The influence for employees of R & D division is about 43,4% with the regression equation Y = 0,290 + 0,658 X, whereas the influence for employees of Production division is about 20,4% with the regression equation Y = 0,149 + 0,452 X. From the t-test known there is no significant difference between the influence of the appreciation of intellectual property against motivation to innovate in the employees of R & D division and Production division.

Kata Kunci : persepsi penghargaan kekayaan intelektual, motivasi berinovasi, Divisi R & D dan divisi Produksi PT. Kalbe Farma, Tbk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.