Laporkan Masalah

DISFUNGSI SEKSUAL PADA PENDERITA PSORIASIS Kajian terhadap hubungan tingkat keparahan penyakit dan tingkat stres terkait Psoriasis

Indri Yulia Rahardani, dr. Sunardi Radiono, Sp.KK(K)

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis yang mempengaruhi fisik, psikologis, dan fungsi sosial penderitanya. Psoriasis memiliki dampak terhadap fungsi seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor usia, jenis kelamin, durasi sakit, onset sakit ada atau tidaknya lesi genital dan ada atau tidaknya nyeri sendi; tingkat keparahan penyakit serta tingkat stres terkait psoriasis terhadap terjadinya disfungsi seksual. Desain penelitian adalah potong lintang. Instrumen penelitian menggunakan PASI untuk menilai tingkat keparahan penyakit, PLSI untuk menilai tingkat stres terkait psoriasis. Disfungsi seksual dinilai menggunakan ASEX. Sebanyak 93 subjek mengikuti penelitian. Terdapat 38 subjek (40,8%) yang mengalami disfungsi seksual. Terdapat hubungan antara tingkat stres (p<0,001) dan tingkat keparahan penyakit (p<0,001), onset sakit (p=0,03), usia penderita (p=0,04), dan nyeri sendi (p=0,043) dengan terjadinya disfungsi seksual pada penderita. Usia lebih muda, onset awal, adanya nyeri sendi, stres psikologis dan tingkat keparahan penyakit yang lebih tinggi memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami disfungsi seksual. Psoriasis dapat berefek pada terjadinya disfungsi seksual pada penderita. Faktor dermatologis dan faktor psikologis merupakan faktor yang berpengaruh pada disfungsi seksual.

Psoriasis is a chronic relapsing disease that can affect physical, psychological and social function on patients. Psoriasis has had a significant impact on sexual function. The aim of the study is to elaborate the role of demographic factors such as age, sex, duration of illness, onset of illness, genital lesion, joint pain; degree of disease severity, degree of stress due to psoriasis to sexual dysfunction. This observational study is conducted in cross sectional design. The instruments are PASI to measure degree of psoriasis severity, and PLSI to measure degree of stress due to psoriasis. Sexual dysfunction assessed by ASEX. Ninety three patients were fulfill the study. There were 38 patients (40,8%) complaining sexual dysfunction. Physical (p<0,001), and psycologic severity (p<0,001), disease onset (p=0,03), age (p=0,04), and joint pain (p=0,043) were corelated with sexual dysfunction in psoriatic patients. Early onset, younger age, joint pain, higher psycological stress and higher disease severity had higher possibility to suffer from sexual dysfunction. Psoriasis give an impact on patients sexual life. In addition to some dermatologic factors, psychologic factors may be important determinants of sexual dysfunction in psoriasis

Kata Kunci : Psoriasis, disfungsi seksual, PLSI, PASI, ASEX


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.