Laporkan Masalah

PENJUALAN OBYEK HAK TANGGUNGAN UNTUK PENYELESAIAN KREDIT MACET DI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk CABANG YOGYAKARTA

Mujiwidodo, Dwi Haryati, S.H., M.H.

2012 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penjualan obyek Hak Tanggungan kredit macet di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Yogyakarta dan apakah penjualan tersebut sudah sesuai dengan peraturan yang ada, mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam penjualan obyek Hak Tanggungan serta untuk mengetahui upaya mengatasi hambatanhambatan tersebut. Penelitian ini bersifat yuridis empiris karena penelitian yang mengutamakan pada penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dan melakukan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder, cara yang digunakan dalam penelitian lapangan ini dengan wawancara yaitu dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada responden maupun nara sumber, data yang diperoleh dalam penelitian dilapangan dan diperpustakaan akan dianalisis secara kualitatif sehingga akan menghasilkan data deskritif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penjualan obyek Hak Tanggungan kredit macet yang terjadi di PT. BTN (Persero) Tbk Cabang Yogyakarta diselesaikan dengan melalui pelelangan umum di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Yogyakarta dan pelaksanaan penjualan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku (Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/KMK.06/2010). (2) Hambatan-hambatan yang terjadi dalam penjualan obyek Hak Tanggungan di PT. BTN (Persero) Tbk Cabang Yogyakarta lebih disebabkan oleh hambatan yuridis, antara lain: peserta lelang 1(satu) orang, obyek jaminan masih dikuasai oleh debitur, dan adanya gugatan dari pihak ketiga. (3) Upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi dalam penjualan obyek Hak Tanggungan di PT. BTN (Persero) Tbk Cabang Yogyakarta adalah sebelum pelaksanaan lelang telah diumumkan melalui selebaran dan surat kabar yang memenuhi standar oplah, Untuk mengatasi hambatan obyek Hak Tanggungan masih dikuasai debitur maka ditempuh negosiasi secara kekeluargaan dan apabila tidak berhasil baru dengan upaya paksa dengan fiat eksekusi. Untuk mengatasi adanya gugatan dari pihak ketiga maka menunggu hasil putusan dari Pengadilan Negeri Sleman.

The purpose of this study was to understand how the sale of stagnant credit mortgage objects in PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Branch of Yogyakarta and whether the sale was in accordance with existing regulations, to understand the problems that occur in the sale of mortgages objects, and to understand the effort to overcome these problems. The study is an empirically juridical research, because the study mainly based on field research to obtain primary data, and conducted library research to obtains the secondary data. The method of the field research used interviews through proposed direct questions to respondents and researches will be analized qualitatively and be resulted as analytical descriptive data. The research result showed that (1) the sale of mortgage objects accurred due to stagnant credits in PT BTN Branch of Yogyakarta are resolved through a public tender process in the Office of State Assets and Auction Service (KPKNL) Yogyakarta and the conducted sale is in accordance with current regulation (Ministry of Finance Regulation No. 93/KMK.06/2010); (2) The problems that usually occurred in the sale of mortgage objects in PT. BTN Branch of Yogyakarta are more caused by juridical disputes, including the lack of interest in the auction, the mortage objects are still dominated by the debtor, and a lawsuit from a third party. (3) The efforts to overcome the problems that usually occurred in the sale of mortgage objects in PT. BTN Branch of Yogyakarta are before the auction the announcement should be disseminated through pamphlets and in newspapers that accomplished the circulation standard of circulation. To overcome the mortgage objects which are still dominated by debtors, there will be negotiations between them and if the efforts are unsuccessful then they can be forced through a new execution fiat. To resolve th lawsuit from a third party then the auction results should be wait the decision from the State Court of Sleman Regency.

Kata Kunci : Penjualan, Obyek Hak Tanggungan, Kredit Macet.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.