LIVELIHOOD STRATEGIES IN IMMIGRANT COMMUNITIES OF ORIGIN AMBON IN FULFILLMEN HOUSEHOLDS NEEDS IN THE MASIRI VILLAGE OF BATAUGA BUTON DISTRICT SOUTHEAST SULAWESI PROVINCE
La Ode Hane, S.Pd, Prof. Dr. H. R. Rijanta, M.Sc
2012 | Tesis | S2 GeografiStrategi penghidupan merupakan pilihan yang dibentuk oleh aset, akses dan aktivitas yang dipengaruhi oleh kapasitas seseorang atau rumahtangga untuk melakukan suatu kombinasi kegiatan dan pilihan-pilihan yang dibuat untuk mencapai kesejahteraan sebagai perwujudan taraf penghidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. mengkaji strategi penghidupan masyarakat pendatang dalam pemenuhan kebutuhan rumahtangga; 2. mengkaji faktor sosial ekonomi rumahtangga masyarakat pendatang yang berhubungan dengan komponen-komponen strategi penghidupan; 3. memberikan arahan pelaksanaan strategi penghidupan masyarakat pendatang yang lebih efektif dalam pemenuhan kebutuhan rumahtangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan observasi lapangan. Penentuan sampel dilakukan secara random sampling. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Masiri dengan jumlah sampel sebanyak 70 rumahtangga, dimana pada lingkungan molagina diwakili 35 rumahtangga dan lingkungan Kolouw diwakili 35 rumahtangga. Analisis dilakukan secara kualitatif (tabel frekuensi dan tabel silang) dan kuantitatif (analisis faktor). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. strategi penghidupan yang dikembangkan masyarakat pendatang adalah; strategi pemanfaatan sumberdaya laut sebagai nelayan; strategi pemanfaatan lahan pertanian sebagai petani; strategi pemanfaatan modal sosial dengan kegiatan gotong-royong; strategi pemanfaatan kegiatan non pertanian untuk usaha sendiri; strategi pemanfaatan modal usaha untuk budidaya sayur-mayur, untuk meningkatkan penghasilan dalam pemenuhan kebutuhan rumahtangga; 2. faktor sosial ekonomi rumahtangga yang berhubungan dengan komponen strategi penghidupan adalah; umur, pendidikan rumahtangga, jumlah anggota rumahtangga, pekerjaan tambahan, dengan ketrampilan dan keahlian yang dimiliki sebagai usaha meningkatkan pendapatan rumahtangga; 3. pelaksanaan strategi penghidupan rumahtangga masyarakat pendatang lebih pada pemanfaatan aset rumahtangga dan aktivitas rumahtangga untuk pemenuhan kebutuhan hidup kearah yang lebih baik.
Income earning strategy is a choice that is formed by asset, access, and activity, and these are influenced by the capacity of a person or household to carry out the combination of activity and options, in order to achieve welfare as a manifestation of better income earning. This research aims to: 1. explore the income earning strategies of migrant community in meeting household needs; 2. investigate the contributing factors in relationship between income earning strategy components and migrants’ social-economic condition; 3. provide migrant community with a guidance for more effective strategy implementation in meeting their household needs. Survey method with structured interviews was adopted through the use of questionnaires and field observation was used in this research. Random sampling method was used in recruiting samples. This research was carried out in Kelurahan Masiri (Masiri Ward) using 70 household samples with 35 households and 35 other households representing Molagina and Kolouw, respectively. Analyses were done by using Qualitative method (Frequency Table and Cross Table) and Quantitative method (factor analysis). The result of this research shows that: 1. the income earning strategies that the migrant community develop involve the strategy to exploit marine resource as fishermen; the strategy to exploit agricultural land as farmers; the strategy to exploit social capital with gotong-royong (cooperation) activity; the strategy to exploit nonagricultural activities for self-employment; the strategy to exploit business capital for vegetable cultivation in increasing income and meeting household needs; 2. factors playing roles in implementing migrants’ income earning strategy involve household education, total household members and additional occupation, with skills and crafts acquired to improve household income; 3. the implementation of migrants’ household income earning strategy more concerns with household asset implementation and household activity to meet better income earning needs.
Kata Kunci : masyarakat pendatang, strategi penghidupan, kebutuhan rumahtangga