PENGARUH PENDEKNYA KONTRAK KERJA TERHADAP PELAKSANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (Studi Kasus : Project Bangunan Gedung UGM)
Dimas Hastama Nugraha, Arief Setiawan Budi N, S.T,M.Eng, Ph.D
2012 | Tesis | S2 Teknik SipilPenelitian ini bertujuan untuk mapping permasalahan proyek bangunan gedung terkait dengan APBNP dan mapping solusi dari proses pelaksanaan di pekerjaan konstruksi bangunan gedung terkait dengan APBNP. Selain itu penelitian ini ingin melihat faktor yang mempengaruhi kepuasan produk dalam pelaksanaan konstruksi bangunan gedung. Metode pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitan ini nadalah dengan menggunakan purposive sampling dan dengan menggunakan wawancara serta kuisener untuk melihat bagaimana persepsi stakeholders proyek dan owner. Analisis yang dilakukan adalah dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif serta adanya hubungan hipotesis dengan menggunakan Pearson Product Moment (PPM). Hipotesis yang ditinjau ada 5 yaitu prosentase selisih waktu realisasi dan ideal terhadap kepuasan, kontrak perhari kerja terhadap kepuasan dan kontrak perhari kerja per m 2 terhadap nilai kepuasan produk, kontrak perhari kerja pertingkat terhadap kepuasan dan kontrak perhari kerja per m 2 pertingkat terhadap nilai kepuasan produk. Hasil yang didapatkan dalam studi ini adalah sebagai berikut yaitu permasalahan yang terjadi adalah ketersediaan bahan, banyaknya volume dalam waktu singkat, tenaga kerja dan kerjasama dengan kontraktor lain dalam 1 gedung. Strategi yang dipergunakan adalah pembongkaran bekisting lebih cepat, penambahan shift kerja dan tenaga kerja, penambahan alat, produksi swadaya readymix dan koordinasi yang intens. Dari hasil Uji PPM juga diketemukan bahwa faktor yang mempengaruhi pelaksaanan konstruksi bangunan gedung adalah nilai kontrak perhari kerja dan nilai kontrak perhari kerja pertingkat.
This study aims to map the problems associated with building projects and mapping solutions APBNP of the implementation process in building construction work associated with APBNP. In addition this study wanted to find and establish the factors that affect product satisfaction in building construction. The method of sampling conducted in this research is to use purposive sampling and by using interviews and kuisener to see how the perception of stakeholders and the project owner. The analysis is carried out using quantitative and qualitative analysis as well as an association hypothesis by using the Pearson Product Moment (PPM). The hypothesis that there are 5 terms of the percentage difference between realization and an ideal time to satisfaction, the contract to the satisfaction of work per day and per day of work contract value per m 2 of product satisfaction, contract for alevel working day on satisfaction and contract work per m 2 per day pertingkat to the value of product satisfaction. The results obtained in this study is that the problems occur is the availability of materials, the number of volumes in a short time, labor and cooperation with other contractors in a building. The strategy used is more rapid dismantling of formwork, the addition of shift work and labor, the addition of equipment, production and coordination of self-help readymix intense. From the test results of PPM was also found that the factors that influence the construction of buildings is contract value per day of work and the contract value of work per day per a level. Based on study results found the ideal value of work per day contract for the building project is Rp.320.000.000, - and the ideal value of work per day for a level contract is Rp.55.000.000, -.
Kata Kunci : APBNP, persepsi, kepuasan produk