Laporkan Masalah

TINJAUAN TINGKAT KESESAKAN (CROWDING) PENGHUNI TERHADAP RUANG HUNIAN RUSUNAWA STUDI KASUS : RUSUNAWA JOGOYUDAN

PUJIONO, ST, Diananta Pramitasari,ST,M.Eng,Ph.d.

2012 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Rumah susun sederhana sewa di Jogoyudan terletak di kotamadya Yogyakarta. Rumah susun sederhana sewa Jogoyudan dibangun dalam upaya pemenuhan kebutuhaan perumahan bagi masyarakat golongan ekonomi lemah. Rumah susun sederhana sewa Jogoyudan memiliki 4 blok dimana setiap blok memiliki 4 lantai. Rumah susun sederhana sewa Jogoyudan ini dilaksanakan dalam rangka penataan kawasan kumuh. Penelitian ini mengetahui bagaimana tingkat kesesakan yang terjadi di rumah susun sederhana sewa Jogoyudan. Dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kesesakan di rumah susun sederhana sewa Jogoyudan. Sehingga mendapatkan gambaran mengenai tingkat kesesakan penghuni terhadap ruang hunian pada rumah susun sederhana sewa Jogoyudan. Dan memberikan gambaran faktor-faktor apa saja yang membuat kesesakan terjadi pada rusunawa Jogoyudan. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan metode deduktif kualitatif. pendekatan ini yang melihat kebenaran bukan semata-mata dari empirik tetapi juga argumentasi sebagai suatu bagian konstruksi berfikir. Dalam filsafat ilmu rasionalistik, semua ilmu pengetahuan berasal dari pemahaman intelektual yang dibangun atas kemampuan argumentasi secara logis. Dalam mempetakan perilaku, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data place centered mapping. Metode wawancara dan kuisioner juga diperlukan untuk melengkapi data-data yang kurang jelas. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat kesesakan di rumah susun sederhana sewa Jogoyudan berada di tingkat III dari IV tingkatan. Dan faktorfaktor yang mempengaruhi kesesakan di rumah susun sederhana sewa Jogoyudan adalah suku, jenis kelamin, kelompok umur, pengalaman, dimensi ruang, densitas, teritori, karakter hubungan, lama tinggal, dan lokasi unit hunian.

This research was aimed to understand the crowdedness of Jogoyudan rusunawa, and factors affecting the crowding in that particular rusunawa. Therefore, it can be inferred to get better description on the crowdedness of the dwellers related to the available space in Jogoyudan rusunawa. This research was conducted using rationalistic approach implementing qualitative deductive method. This approach sees the truth not only from the empirical data but also from argumentation as a part of thinking construction. In the field of rationalistic philosophy, all knowledges come from intellectual understanding constructed over logical argumentation skill. Place centered mapping was needed in order to map the activity of the people. Interview and questionnaire were also used to complete the unclear data. The conclusion of this research is that the crowdedness of Jogoyudan rusunawa is on Level III and IV. Factors affecting crowding in Jogoyudan rusunawa are tribe, sex, age group, experience, spatial dimension, density, territory, relationship character, length of stay, and location of dwelling site.

Kata Kunci : Tingkat kesesakan, Penghuni, Ruang hunian, Rusunawa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.