POLITIK PENCITRAAN INCUMBENT MENJELANG PILKADA (Studi Critical Discourse Analysis Terhadap Media Baliho Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Menjelang Pilkada tahun 2010)
M.Adityawarman, Arie Sujito,M.Si
2012 | Tesis | S2 Sosiologi minat Studi PembangunanPenelitian ini menggunakan CDA (Critical Discourse Analysis) yang melihat 3 elemen terhadap media, yaitu teks, praktik kewacanaan, dan sosiokultural. Adapun yang menjadi fokus penelitian adalah politik pencitraan incumbent melalui media baliho pemerintahan yang dipasang satu bulan menjelang pelaksanaan pilkada OKU pada tanggal 5 Juni 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi baliho dalam menyampaikan informasi tersebut telah menjadi sarana incumbent dalam melakukan politik pencitraan untuk meningkatkan popularitasnya menjelang pelaksanaan pilkada 2010. Salah satunya adalah melalui pemasangan secara massif yang didukung dengan opini klaim keberhasilan pembangunan. Dengan demikian, dalam praktik kewacanaan yang dilakukan oleh incumbent dipicu oleh penguasaan ruang publik dikabupaten OKU yang didukung dengan konten teks yang menonjolkan sisi positif kinerja pemerintahan. Disisi lain, fungsi media dalam menyampaikan informasi ternyata turut masuk kedalam ranah kultur masyarakat kabupaten OKU. Penyampaian baliho yang massif tentu akan mengarahkan opini yang berkembang dimasyarakat. Akibatnya, fungsi masyarakat yang seharusnya memberikan kontrol sosial menjadi lemah sebagai konsekuensi dari melemahnya nalar kritis masyarakat terhadap jalannya pemerintahan. Dengan demikian, secara sosiokultural, masyarakat OKU berada dalam pengaruh dominasi pemerintahan baik secara kultural melalui opini media maupun secara struktural melalui mobilisasi seluruh media yang ada dipemerintahan.
This research used CDA (Critical Discourse Analysis) that seen from three elements towards media, these were text, discourse practice and social culture. This research was focus on incumbent politics image by using government billboard media that hanged out one month approach of Pilkada OKU on June, 5 th 2010. The result of this research showed that the function of billboard in telling information, it had been means of incumbent in Pilkada organizing 2010. One of them was by using massive that supported with the opinion of successful development. Because of that, in discourse practicing that done by incumbent which influenced by authorizing of public in OKU regency, it was supported with text contain that showed positive side of government jobs. In other side, actually the function of media in telling information had came to society culture in OKU regency. The organizing of massive billboard would give develpment opinion in society. The effect of this was the function of society ought to as social controller would be weak, it was the effect from weakened of society critical discourse towards government. So, as social culture, OKU’s society was influenced by government as culture with media and as structural by mobilization of all media in government.
Kata Kunci : Politik Pencitraan, Baliho, Ruang Publik dan pemerintahan.