VARIASI GENETIK Attacus atlas L. (LEPIDOPTERA: SATURNIIDAE) BERDASAR PENANDA MOLEKULER ISSR (INTER SIMPLE SEQUENCE REPEATS)
AURONITA PUSPA PRATIWI, Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M. Sc.,
2012 | Tesis | S2 BiologiAttacus atlas merupakan salah satu serangga penghasil sutera liar yang potensial dan memiliki arti ekonomi yang penting. A. atlas adalah anggota genus Attacus yang memiliki penyebaran yang relatif luas. Penyebaran A.atlas di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Pulau-pulau Halmahera, dan Papua. Umumnya spesies yang mempunyai daerah penyebaran yang luas, memiliki tingkat diversitas yang tinggi. Studi yang telah dilakukan pada Antheraea dan Samia cynthia ricini menunjukkan bahwa perbedaan geografis memunculkan variasi-variasi genetik pada spesies tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis variasi genetik berdasar penanda ISSR pada A. Atlas, yang diperoleh dari beberapa lokasi sampling, yaitu Berbah, Dlingo, Ngawen, dan Pracimantoro. Analisis variasi genetik yang dilakukan dengan 4 primer ISSR, yaitu ISSR1, ISSR2, ISSR6, dan ISSR7 menunjukkan terdapat variasi genetik yang tinggi antara individu A.atlas yang ditunjukkan rata-rata persentase polimorfik tiap primer 97, 78%. Analisis kelompok dengan metode unweighted pair group with arithmetic average (UPGMA) menghasilkan dendrogram yang menunjukkan nilai similaritas antar individu berkisar antara 61% – 87% dan mengelompok menjadi 2 klaster utama pada nilai similaritas 61%. Klaster pertama terdiri atas sampel yang berasal dari Dlingo, Ngawen dan Pracimantoro yang memiliki ketinggian wilayah di atas 200 mdpl, sedangkan klaster kedua terdiri atas sampel yang berasal dari Berbah yang memiliki ketinggian wilayah dibawah 200 mdpl.
Attacus atlas is one of potent silk-producing insect and possesses a significant economic value. A. atlas is part of genus Attacus which inhabits in several quite large areas. A.atlas can be found in Sumatera, Java, Borneo, Halmahera Islands, and Papua. Mostly, species which inhabits in wide spread area, has a high level of diversity. Applied studies on Antheraea dan Samia cynthia ricini showed that geographical differences led to genetic variations occurred upon those species. The aim of this research was to study and analyze the genetic variation A. Atlas, which is obtained from multiple sampling locations, ie Berbah, Dlingo, Ngawen, and Pracimantoro, based on ISSR marker. Analysis of genetic variation performed with 4 ISSR primer, ISSR1, ISSR2, ISSR6, and ISSR7 gave forth high genetic variations among individuals of A.atlas by indicating the average polymorphic percentage of all primer of 97,78%. Clustering analysis with unweighted pair group with arithmetic average (UPGMA) method resulted dendrogram that exhibiting similarity values among individuals in range between 61% - 87% and clustered into two main clusters at 61% similarity value. The first cluster consists of samples taken from from Dlingo, Ngawen and Pracimantoro which has elevation above 200 m asl, while the second cluster consists of samples originating from Berbah which has elevation below 200 m asl.
Kata Kunci : Attacus atlas, variasi genetik, PCR-ISSR