PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KEUANGAN DAERAH DI DINAS KESEHATAN KOTA PALEMBANG
BETHA YUDHA N, SSTP, Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP.,
2012 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikReformasi dibidang manajemen sektor publik khususnya pengelolaan keuangan merupakan tekad dari Pemerintah agar dapat mewujudkan good governance di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut tercermin dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang diantaranya mengatur mengenai penerapan anggaran berbasis kinerja (performance based budget). Anggaran berbasis kinerja adalah suatu anggaran yang dapat mengintegrasikan rencana kinerja tahunan (annual performance plan) dan rencana anggaran tahunan (annual budget) yang dapat menggambarkan hubungan antara tingkat pembiayaan program/kegiatan dengan hasil yang diharapkan. Anggaran berbasis kinerja dapat memberikan informasi yang berkaitan dengan perbaikan kualitas output dan outcomes tanpa kehilangan informasi mengenai pemanfaatan sumber daya input. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui proses pelaksanaan penyusunan APBD berbasis kinerja di Dinas Kesehatan Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang menekankan pada pemahaman secara mendalam mengenai proses implementasi anggaran berbasis kinerja sehingga dapat memberikan saran yang kontruktif untuk meningkatkan efektivitas implementasinya. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, observasi, dan wawancara mendalam dengan beberapa pejabat eselon II. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dan disajikan baik dalam bentuk tabel, gambar maupun deskripsi sehingga memudahkan untuk memahami permasalahan yang ada dan mencari penjelasannya. Kerangka teori yang digunakan adalah penganggaran berbasis kinerja (performance based budgeting) dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya yang terdiri atas : prosedur perencanaan, prosedur penganggaran dan kompetensi sumber daya manusia. Analisis hasil penelitian menekankan pada keterkaitan antara ketiga faktor tersebut dengan efektivitas implementasi anggaran berbasis kinerja. Dilihat dari pelaksanaan penyusunan APDB berdasarkan kinerja di Dinas Kesehatan Kota Palembang untuk tahun anggaran 2010 belum berjalan sebagaimana mestinya. Substansi pelaksanaan anggaran masih menggunakan model lama (incremental budget) karena beberapa komponen penting dalam penerapan anggaran berbasis kinerja seperti standar pelayanan minimal, standard operating procedure dan standar analisa belanja belum terpenuhi. Dengan kata lain implementasi anggaran berbasis kinerja di Dinas Kesehatan Kota Palembang belum efektif.
Management reform in public sector, especially in financial management, is one of political policy of The Goverment of Indonesia to build good governance. To carry on the policy, the goverment has established The State Financial Act No. 17/2003 which is handling performance-based budgeting system in public sector. Performance-based budget is an integrated annual performance plan and annual budget that shows the relationship between program funding levels and ecpected results. Performance-based budget provide information that relate on improvement of quality of outputs and outcomes without denying the information of used of financial resources (inputs). The research was done to know the process of regional budget in Dinas Kesehatan Kota Palembang by using performance-based budget. This research was done by case study yo know how the process of performance-based budget being implemented that can give suggestion for an effective improvement of implementation. The data collection was done by interviews with key person, literature study, dan observation. The data analyzed and provided in form of matrix, chart and description that can described and discussed to find the clarity. The clarifier factors or regional budget compiling cover three aspects: the annual performance plan, budget compiling procedure, and personnel competences. The three aspects have a relationship with implementation of performance-based budget in budget compiling. The research’s result shows that the implementation of performancebased budget in regional budget compiling in Dinas Kesehatan Kota Palembang has not well worked. The subtance of the budget compiling still used the previous system (incremental budget) because the lack of several aspect to implemen the performance based-budget such as standart services, standard operating procedure, and unit cost of services or products. In other word, the performancebased budget not implemented effectively in Dinas Kesehatan Kota Palembang.
Kata Kunci : Anggaran Belanja, Kinerja, Dinas Kesehatan, Kota palembang