Laporkan Masalah

PENGARUH BAHAN AMANDEMEN TERHADAP KESUBURAN LUMPUR TAILING TAMBANG EMAS YANG DIGUNAKAN SEBAGAI MEDIUM TUMBUH TANAMAN JAGUNG

Ernny Hunila, Prof.Dr. Ir. Bambang Djadmo Kertonegoro, M.Sc.,

2012 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Kobalt adalah logam berat, yang seringkali merupakan salah satu bahan pencemar dalam limbah berbahaya. Untuk meminimalkan kandungan logam berat hingga batas yang aman salah satunya dilakukan adalah melalui pengolahan limbah menggunakan proses adsorbsi oleh pupuk kandang, arang tempurung kelapa, batu gamping, dan mikorisa. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh bahan amandemen terhadap immobilitas logam berat kobalt dan menentukan kombinasi perlakuan dalam menetralisasi limbah untuk pertumbuhan tanaman jagung. Parameter yang diamati adalah pH tanah, kapasitas menukar kation, C-organik, bahan organik, tekstur, berat volume, berat jenis dan porositas tanah, sedangkan pada tanaman tinggi tanaman, berat basahan berat kering tanaman. Data diolah dengan analisis sidik ragam, dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dan uji korelasi antar parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi, arang tempurung, batu gamping dan mikorisa dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan imobilisasi logam berat kobalt. Kombinasi perlakuan pupuk kandang - arang tempurung kelapa - mikorisa TK1A3M1 (4,98.10-8 ton/ha K1 : 11,70.10-8 ton/ha A3 : 4,98.10-5 ton/ha M1 lebih baik mengadsorbsi logam berat kobal dan pertumbuhan tanaman.

Cobalt is a heavy metal, which often is one of the pollutants in hazardous waste. To minimize the content of heavy metals to a safe threshold, one of the steps taken was through the sewage treatment process of adsorbtion by using manure, coconut shell charcoal, limestone, and mycorrhiza. The research was done with the purpose of seeing the influence of the amendment materials to wordt the immobility of the cobalt heavy metal and determine the combination of treatments in neutralizing the waste materials for the growth of corn crops. The parameters being observed were soil pH, cation exchange capacity, organic C, organic matter, texture, weight, volume, specific gravity and porosity of the soil, whereas for the plants the parameters were the height of plants, the wet weight of the dry weight and plants. Data processed by analysis of variance, followed by Duncan's multiple range test and test the correlation between the parameters. The results showed that the administration of cow manure, charcoal, limestone and mycorrhiza can enhance plant growth, and immobilization of heavy metals cobalt. Combination treatment of manure - coconut shell charcoal - TK1A3M1 mycorrhiza (4,98.10-8 tons / ha K1: 11,70.10-8ton / ha A3: 4,98.10-5 tons / ha M1 better adsorbs heavy metals cobalt and plant growth.

Kata Kunci : limbah tailing, bahan amandemen, imobilisasi, kobalt, tanaman jagung.

  1. S2-FPN-2011-ErnnyHunila-Abstract.pdf  
  2. S2-FPN-2011-ErnnyHunila-Bibliography.pdf  
  3. S2-FPN-2011-ErnnyHunila-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FPN-2011-ErnnyHunila-Title.pdf