Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN Mg DAN Fe TERHADAP KANDUNGAN VITEKSIKARPIN DAUN LEGUNDI (Vitex trifolia) PADA TIGA ORDO TANAH

ANNA KUSUMAWATI, Dr. Ir. Eko Hanudin, M.S.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Mg dan Fe terhadap kandungan Viteksikarpin daun Legundi (Vitex trifolia), mendapatkan jenis tanah yang paling cocok sebagai media tanam diantara ketiga ordo tanah yang diuji (Andisol, Alfisol, dan Inceptisol) dan mencari waktu panen yang terbaik didapatkannya kandungan Viteksikarpin yang paling tinggi. Percobaan rumah kaca telah dilaksanakan pada bulan Maret 2010 sampai Maret 2011 di Rumah Kaca Kuningan Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) atau Completely Randomized Design (CRD) dengan 3 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah ordo tanah sebagai media tanam yaitu: Andisol (An), Alfisol (Al), dan Inceptisol (In). Faktor kedua merupakan dosis pupuk MgSO4 yaitu: 0 kg/ha (Mg0); 0,967 ton/ha (Mg1), dan 4,84 ton/ha (Mg2). Faktor ketiga merupakan dosis hara FeSO4 yaitu 0 kg/ha (Fe0) dan 5,44 kg/ha (Fe1). Pengamatan terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, kadar Fe dan Mg daun, dan kadar viteksikarpin daun dilakukan setiap bulan terhadap sampel daun muda yang dipetik. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kombinasi Fe dan Mg memiliki pengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan tanaman seperti tinggi tanaman diameter batang, jumlah daun, kadar Fe, kadar Mg, dan kadar viteksikarpin. Pemberian kombinasi 4,84 ton MgSO4/ha dan tanpa pemberian pupuk FeSO4 menghasilkan kadar viteksikarpin daun terbesar pada tanaman Legundi di Inceptisol. Kadar Fe dan Mg daun memiliki pengaruh positif terhadap kadar viteksikarpin daun. Pemanenan daun pada 5 bulan setelah tanam (7 bulan umur tanaman) menghasilkan kadar viteksikarpin daun tertinggi.

This research was conducted to observed the effect of Mg and Fe application to the vitexicarpin content in the leaves of Legundi (Vitex trifolia), to determine the most suitable type order of soil (Andisol, Alfisol, and Inceptisol) and to find the best harvest time which obtained the highest content of Vitexicarpin. This research was conducted in the green house of Soil Science Department of Agricultural Faculty, Gadjah Mada University. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with three treatment factors. The first factor is the order of soil: Andisol (An), Alfisol (Al), and the Inceptisol (In). The second factor is the dosage of MgSO4 fertilizer : 0 kg/ha (Mg0); 0,967 tons/ha (Mg1), and 4,84 tons/ha (Mg2). The third factor is the dosage of FeSO4 : 0 kg/ha (Fe0) and 5,44 kg/ha (Fe1). The observation to the plants height, stem diameter, leaves amount, Fe and Mg levels, and viteksikarpin levels from the young leaves is done in every month. The results showed that combination of Fe and Mg had a real influence to all the parameters of the plant growth such as plant height, stem diameter, leaves amount, Fe and Mg levels, and viteksikarpin levels. The addition 4,84 tons/ha MgSO4 and 0 kg FeSO4 fertilizer produces the highest vitexicarpin levels of leaves in the Inceptisol Soil. The Fe and Mg levels on the leaves have also a positive influence on viteksikarpin levels on plant leaves. The highest level of viteksikarpin on Legundi leaves were produced at five months after planting or seven months old plants.

Kata Kunci : Vitex trifolia, pupuk FeSO4 dan MgSO4, viteksikarpin


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.