Efek Penambahan Zirkonia pada Hidroksiapatit terhadap Radiopasitas dan Radiodensitas
Isti Rahayu Suryani, Dr. drg. Siti Sunarintyas, M. Kes.
2012 | Tesis | S2 IKD/Rekayasa BiomedisHidroksiapatit (HA, Ca10(PO4)6(OH)2), merupakan komponen mineral utama dari tulang. Hidroksiapatit banyak digunakan sebagai bone graft untuk memperbaiki kerusakan tulang di bidang kedokteran gigi dan ortopedi. Penampakan radiografis yang dihasilkan dari bahan HA kurang bagus sehingga sering menimbulkan permasalahan dalam pemantauan pembentukan tulang paska operasi, monitoring implan, dan diagnosis kegagalan implan. Zirkonia (ZrO2) ditambahkan ke dalam bahan pengisi tulang untuk meningkatkan radiopasitas yang dapat tergambarkan melalui pencitraan sinar X. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek penambahan zirkonia pada hidroksiapatit terhadap radiopasitas radiodensitas. Bahan utama penelitian ini adalah: HA yang disintesis dari Kalsit (PT Omya, Mojokerto-Surabaya) dan 3% mol yttrium-oxide partially stabilized zirconia (Y-PSZ). Subjek penelitian berupa 24 komposit hidroksiapatit zirkonia berbentuk silindris yang terbagi dalam 4 kelompok (HA+ zirkonia 0%, 30%, 40%, dan 50%). Pengukuran radiopasitas dan radiodensitas menggunakan software Image J (Research Services Branch, National Institute of Mental Health, Bethesda, Maryland, USA). Analisis statistik yang digunakan adalah Uji Kruskal-Wallis dan uji analisis variansi satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zirkonia pada hidroksiapatit dengan berbagai konsentrasi mempunyai efek terhadap radiopasitas (p<0,05) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada konsentrasi penambahan zirkonia ke dalam hidroksiapatit terhadap radiodensitas (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan radiopasitas dan radiodensitas pada konsentrasi penambahan zirkonia (30%, 40%, dan 50%) pada hidroksiapatit.
Hydroxyapatite (HA, Ca10(PO4)6(OH)2), is the main mineral component of bone. Hydroxyapatite is widely used as a bone graft to repair bone damage in the field of dentistry and orthopedics. HA material gives insufficient radiographic appearances, therefore itcauses problems inmonitoring of bone formation after surgery, implant monitoring, and diagnosis of implant failure. Zirconia (ZrO2) was added to the bone filler material to enhance radiopacitythat can be shownthrough the X-ray imaging The purpose of this study was to determine the radiopacity and radiodensity effect of adding zirconia to the hydroxyapatite. The main materialof this study are: HA thatsynthesized from Calcite (PT Omya, Mojokerto, Surabaya) and 3 mol% yttrium-oxide partially stabilized zirconia (Y-PSZ). Research subjectsare24 cylindrical zirconia hydroxyapatite composite thatdivided into 4 groups (HA + zirconia0%, 30%, 40%, and 50%). Radiopacity and radiodensity measurement using Image J software (Research Services Branch, National Institute of Mental Health, Bethesda, Maryland, USA). Statistical analysis used was Kruskal-Wallis Test and One-way Anova. Results of this study showed that the addition of zirconia on hydroxyapatite with various concentrations have effects on radiopacity(p <0.05) and there are significant differences in the concentration of the addition of zirconia into the hydroxyapatite on radiodensity(p <0.05). The conclusion of this study is that there is radiopacity and radiodensity enhancement on the concentration addition of zirconia (30%, 40%, and 50%) on hydroxyapatite
Kata Kunci : Hidroksiapatit, Zirkonia, Bone Graft, Radiopasitas