Laporkan Masalah

UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT LIDAH BUAYA (Aloe vera chinensis, Linn) DAN APLIKASINYA SEBAGAI PENGHAMBAT PEMBUSUKAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii, de Man) SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU RENDAH

Andri Nofreeana, Prof. Dr. Ir. Sutardi, Mapp.Sc.,

2012 | Tesis | S2 Ilmu dan Teknologi Pangan

Kulit lidah buaya mengandung bahan anti-bakteri aloin dan aloe emodin sehingga berpotensi sebagai bahan pengawet alami pada udang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (a) konsentrasi minimum ekstrak yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, (b) pengaruh perendaman ekstrak terhadap pembusukan udang galah selama penyimpanan suhu rendah. Konsentrasi minimum ekstrak ditentukan dengan metode MIC (Minimum Inhibitory Concentration), dengan konsentrasi antara 125-1000 ug/ml. Ekstrak diuji MIC dengan bakteri uji Psudomonas fluorescens. hasil uji MIC menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik ekstrak yang dapat menghambat bakteri adalah 500ug/ml. Konsentrasi 500 ug/ml dapat menurunkan 1 log cycle jumlah total bakteri. Perlakuan terbaik adalah perendaman udang ke dalam ekstrak 500 ug/ml selama 90 menit. Hal ini dapat terlihat pada hari ke-6, hasil analisa Total Plate Count (TPC):3,9x10 pangkat 5, Trimethylamine (TMA): 4,60 (kontrol sampai 2 hari), pada hari ke-8 Total Volatile Base Nitrogen (TVB N):28,6 dan pH: 7,7. Namun berdasarkan uji organopletik perlakuan terbaik adalah perendaman 60 menit dan dapat mempertahankan kesegarannya sampai hari ke-6 dengan nilai organoleptik 7. Senyawa bioaktif dalam ekstrak dianalisis dengan uji TLC 9 thin layer crhomatografi) dan uji HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Aloin dalam ekstrak adalah 0,0155 ug/mg (1,55%), sedangkan kandungan Aloe Emodin sebesar 18,21 ppm.

-

Kata Kunci : Ekstrak, kulit lidah buaya, kesegaran udang, perendaman


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.