Laporkan Masalah

PERANAN WAKTU APLIKASI INOKULUM TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BUSUK PANGKAL LADA DAN PERTUMBUHAN BIBIT LADA

Sofian,SP, Prof.Dr.Ir. Bambang Hadisutrisno, DAA.,

2012 | Tesis | S2 Fitopatologi

Penyakit busuk pangkal batang pada lada yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman lada. Pemanfaatan jamur antagonis Trichoderma harzianum sebagai agens pengendali hayati jamur patogen merupakan salah satu alternatif penting untuk mengendalikan Phytophthora capsici tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan aplikasi T. harzianum dalam menekan perkembangan penyakit busuk pangkal lada dan mempengaruhi pertumbuhan bibit lada serta mengetahui waktu aplikasi T. harzianum yang efektif untuk menekan perkembangan penyakit busuk pangkal lada dan meningkatkan pertumbuhan bibit lada. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada dan di Rumah Kasa, Condongcatur Yogyakarta, dengan ketinggian kurang lebih 113 m dpl sejak bulan Mei 2010 sampai dengan bulan Juli 2011. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design), dengan lima perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum, yang terdiri dari perlakuan kontrol tanpa waktu aplikasi inokulum T. harzianum (K), perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 0 minggu (S0), perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 1 minggu (S1), perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 2 minggu (S2), perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 3 minggu (S3), dan perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 4 minggu (S4) sebelum tanam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 15 kali. Parameter yang diamati meliputi persentase penyakit, penghambatan jamur antagonis, laju perkembangan penyakit, tinggi tanaman dan jumlah daun, bobot segar dan bobot kering akar, batang, dan daun bibit lada, serta kepadatan populasi P. capsici dalam tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 4 minggu (S4) sebelum tanam merupakan waktu aplikasi yang efektif dalam menekan perkembangan penyakit busuk pangkal lada dibandingkan dengan perlakuan lainnya, serta berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan bibit lada. Uji antagonisme menunjukkan bahwa T. harzianum mampu menghambat pertumbuhan P. capsici secara in vitro. Hasil ini membuktikan bahwa perlakuan waktu aplikasi inokulum T. harzianum 4 minggu (S4) sebelum tanam efektif dalam menekan perkembangan penyakit busuk pangkal lada dan mampu meningkatkan pertumbuhan pada bibit lada.

Root rot disease on pepper caused by Phytophthora capsici is one of the most important diseases on pepper. The using of antagonistic fungus of Trichoderma harzianum as a biological control agent of the pathogen is one of the important alternatives in controlling P. capsici without causing a negative effects on the environment. The objective of the research was to know about the ability of application T. harzianum inoculum in pressing the development of root rot disease, and influencing the growth of pepper seedlings. and to know about the effective application time of T. harzianum inoculum in pressing the development of root rot disease and increasing the growth of pepper seedlings. This research was done in Agricultural Mycology Laboratory, Agriculture Faculty of Gadjah Mada University, and in the screen house in Condongcatur, Yogyakarta (113 m from sea level) from May 2010 until July 2011. This research was arranged in a completely randomized design, with five treatments of application time of T. harzianum inoculum, their were control treatments without application time of T. harzianum inoculum (K), application time of T. harzianum inoculum for 0 week (S0), application time of T. harzianum inoculum for 1 week (S1), application time of T. harzianum inoculum for 2 weeks (S2), application time of T. harzianum inoculum for 3 weeks (S3), and application time of T. harzianum inoculum for 4 weeks (S4) before planting. Each treatments was replicated 15 times. The observed parameter contained disease percentage, the inhibition of antagonistic fungus, disease infection rate, plants height, the number of leaves, fresh and dry weight of root, stem and leaves on pepper seedlings, and P. capsici population density. The result showed that application time of T. harzianum inoculum for 4 weeks (S4) before planting is an effective time in pressing the development of root rot disease than the other treatments, also had significant effect on increase the growth of pepper seedlings. The antagonism test showed that T. harzianum could inhibit P. capsici in vitro. This result proves that application time of T. harzianum inoculum for 4 weeks (S4) before planting was more effective in pressing the development of root rot disease and being able to increase the growth of pepper seedlings.

Kata Kunci : antagonis, bibit lada, Phytophthora capsici, Trichoderma harzianum


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.