Laporkan Masalah

ANALISIS MIX USE DEVELOPMENT PADA AREA KOMERSIAL (Studi pada Kawasan Terpadu Islamic Center Provinsi NTB)

Lalu Kusumayadi, Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D.,

2012 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini memberikan alternatif pemecahan masalah perkotaan untuk mengurangi beban volume lalu lintas perkotaan dengan konsep mix-use development di Kota Mataram dengan lokasi pada area komersial kawasan terpadu Islamic Center Provinsi NTB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan yang paling memungkinkan dalam konsep mix- use development di dalam mendapatkan pendapatan yang paling optimal dari pilihan pengembangan yang ditawarkan berdasarkan metode highest and best use (HBU), sedangkan analisis yang digunakan adalah analisis lokasi, pasar dan keuangan serta analisis dampak sosial-ekonomi. Hasil analisis data diperoleh konsep mix-use develompmet yang terbaik dan paling optimal yaitu untuk penggunaan hotel bintang 3 dan perkantoran sewa dengan luas lahan 16.000 m 2 dan luas total bangunan 26.000 m 2 yang terdiri dari bangunan hotel 15.500 m 2 dan perkantoran sewa 10.500 m 2 dengan nilai tanah yang dikembangkan sebesar Rp143.240.796.521,00 lebih besar dari nilai tanah kosong sebesar Rp42.025.665.000,00 dengan waktu penggunaan tapak saat ini dan partisipasi pasar diperuntukan kepada masyarakat umum dan komunitas pengusaha serta pengguna potensial dari tapak adalah bagi para investor. Penilaian investasi menunjukkan bahwa untuk penggunaan hotel bintang 3 dengan nilai ARR: 8,99 persen, PBP: 7 tahun, 2 bulan < umur ekonomis (40 tahun), NPV: Rp32.531.800.000,00 > 0, PI: 1,37 > 1 dan IRR: 20,93 persen > discount rate (14,5 persen), dan untuk perkantoran sewa dengan nilai ARR: 8,34 persen, PBP: 9 tahun, 0 bulan < umur ekonomis (40 tahun), NPV: Rp6.660.142.862,00 > 0, PI: 1,10 > 1 dan IRR: 21,67 persen > discount rate (14 persen).

This research is giving alternative solution of urban problems to decrease burden of urban traffic volume with mix-use development in Mataram city with the location on commercial areas in the integrated areas of Islamic Center, West Nusa Tenggara Province. This research purpose is to analyze the utilizing which the most enable in the mix-use development concept in obtaining the most optimum income from development choices which offered based on highest and best use (HBU) methods, while analysis used is location analysis, market and financial and socialeconomy effect analysis. The result of data analysis got the best mix-use development concept and the most optimum that is utilizing of three-star hotel and rental office building with the wide of land 16.000 m 2 and wide of total building 26.000 m 2 which consist from hotel building 15.500 m 2 and rental office building 10.500 m 2 with developed land value as Rp143.240.796.521,00 larger than empty land value as Rp42.025.665.000,00 with the utilizing site at this time and market participation intended for public society and entrepreneur community and potential user from site is for investors. Infestation assessment shows that to utilizing of threestar hotel with ARR value: 8,99 percent, PBP: 7 years, 2 months< economical ages (40 years old), NPV: Rp32.531.800.000,00 > 0, PI: 1,37 > 1 and IRR: 20,93 percent > discount rate (14,5 percent), and to rental office building with ARR value: 8,34 percent, PBP: 9 years, 0 month < economical ages (40 years old), NPV: Rp6.660.142.862,00 > 0, PI: 1,10 > 1 and IRR: 21,67 percent > discount rate (14 percent).

Kata Kunci : Islamic Center, Mix-Use Development, Highest and Best Use (HBU) 


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.