KONSTRUKSI IBADAH HAJI MENURUT KBIH AS-SHODIQIYYAH SEMARANG
muhammad abdul qodir, Fatimah Husein, Ph.D.
2012 | Tesis | S2 Agama dan Lintas BudayaPenelitian ini bertujuan untuk mengeeksplorasi keberadaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji atau KBIH dalam menyampaikan bimbingan, ceramah, serta anjuran terhadap calon jamaah haji. Selanjutnya membahas respons jamaah haji dan pengaruh yang ditimbulkan atas konstruksi haji tersebut. KBIH dalam penyelenggaraan haji Indonesia sangat sulit dipisahkan perannya dalam membimbing jamaah haji. Anjuran dan nasehat ulama KBIH terasa kuat dalam membentuk prilaku jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji dan merespons kendala-kendala dalam haji. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang difokuskan pada konstruksi ibadah haji pada KBIH As-Shodiqiyyah Semarang. Peneliti juga melihat adanya kecenderungan yang sama tentang pengaruh KBIH yang besar pada jamaahnya pada KBIH-KBIH lain. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif dengan menggunakan metode deskriftis analitis, yakni mengamati dan terlibat langsung dalam beberapa bimbingan manasik, untuk mengetahui ceramah yang disampaikan dan menganalisanya. Pengumpulan data juga dilakukan dengan cawa wawancara mendalam terhadap jamaah haji yang tergabung dalam KBIH tersebut, beberapa pengurus KBIH, dan Ketua Urusan Haji Kementerian Agama Kota Semarang. Penelitian ini menunjukkan keberadaan KBIH bukan hanya sekedar mitra pemerintah dalam penyelenggaraan haji di Indonesia, namun juga berperan sebagai subyek dan pembangun karakter pengetahuan dan konstruksi haji bagi jamaahnya. Konsep pemahaman jamaah haji terhadap ritual dan respons mereka terhadap fenomena-fenomena haji terbentuk melalui proses yang bertumpu pada adanya serangkaian bimbingan ibadah haji dan interaksi dinamis antara pembimbing dan jamaah haji yang juga dipengaruhi nilai-nilai dan mitos haji dalam lingkungan sosial dan budayanya. Peneliti menemukan adanya proses konstruksi ibadah haji dalam bimbingan KBIH As-Shodiqiyyah sebagai sebuah proses yang saling berkaitan sejak awal. Diawali masuknya jamaah haji dalam bimbingan tersebut dengan berbekal ‘keawaman’ dan mitos serta nilainilai sosial yang sudah tertanam dalam masyarakat, kemudian mengikuti bimbingan dan memperoleh pengetahuan-pengetahuan baru yang terlegitimasi oleh teks-teks agama dari pembimbing yang mumpuni dalam keilmuan haji.
This research aims to explore the existence of KBIH (Group og Hajj Guidance) in delivering guidance, recitation, and advice to the pilgrims. Further, it discusses the response of pilgrims and the effects of hajj construction. KBIH in organizing Hajj in Indonesia is very difficult to separate its role in guiding the pilgrims. Suggestions and advice of ulama KBIH was strong in shaping behavior pilgrims in performing the Hajj and respond to the constraints of hajj. This research is a field research that focused on the hajj construction of KBIH As- Shodiqiyyah Semarang. Researchers also saw a similar trend on the large influence of KBIH to the pilgrims on other KBIH. The data was collected by participant observation and using descriptive analytical method, researchers observed and directly involved in the guidance of some rituals and recitations to determine and analyze the delivered material lectures. The data collection was also conducted by in-depth interviews with some pilgrims who joined in the KBIH, some board of KBIH, and Chairman of hajj organizers of the Ministry of Religious affairs in Semarang. This study shows that the existence of KBIH is not just a government partner in the organization of Hajj in Indonesia, but also serves as the subject and the character builder and construction knowledge to the pilgrims. Moreover, Understanding of the pilgrims to the rituals and their responses to the phenomena of hajj was formed through a process that relies on a series of hajj guidance and the dynamic interaction between the ulama of KBIH and pilgrims who also influenced by the values and myths of hajj in the social and cultural environment. Researcher found the process of hajj construction in the guidance of KBIH As- Shodiqiyyah as an inter-related process since the beginning. It begins since the joint of pilgrims in the guidance with their commonness and the myths of hajj and social values that have been embedded in society, then follow the guidance and acquire new knowledge that legitimate by religious texts from qualified guide in knowledge of hajj.
Kata Kunci : Konstruksi, bimbingan haji, ulama, jamaah haji, legitimasi, respons, dan pengaruh.