Laporkan Masalah

KARAKTERISASI T-DNA pGAS102 PEMBAWA GEN PaFT1 UNTUK TRANSFER GEN PEMBUNGAAN PADA ANGGREK Dendrobium aphyllum Roxb. DENGAN AGROBAKTERIUM

Muhamad Wisnu, Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc.,

2012 | Tesis | S2 Bioteknologi

Transformasi genetik dengan Agrobakterium telah banyak digunakan untuk transfer gen ke dalam genom tanaman. Stabilitas struktur disarmed Ti plasmid yang mengandung gen asing berperan penting dalam keberhasilan transformasi genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk konfirmasi stabilitas struktur T-DNA yang membawa gen pemicu pembungaan untuk pembuatan tanaman anggrek transgenik. Metode yang digunakan adalah melakukan subkultur berulang sampai enam kali kultur Agrobakterium pPZP2Ha3 dan pGAS102 pada medium LB cair. Pengecekan stabilitas struktur T-DNA yang membawa gen pemicu pembungaan dilakukan dengan menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). Primer spesifik gen Hd3a digunakan untuk pPZP2Ha3 yang mengamplifikasi fragmen T-DNA sepanjang 120 bp dan primer pUbi-NOS digunakan untuk pGAS102 yang mengamplifikasi fragmen T-DNA sepanjang 1148 bp. Konfirmasi struktur T-DNA juga dilakukan dengan menggunakan enzim restriksi endonuklease, yaitu EcoRI untuk pPZP2Ha3, BamHI, Bgl II, dan Sal I untuk pGAS102. Plasmid yang paling stabil kemudian digunakan untuk transformasi meristem tunas lateral tanaman anggrek Dendrobium aphyllum Roxb. dengan Agrobakterium menggunakan metode in planta. Tunas yang muncul dari batang anggrek selanjutnya dianalisis keberadaan fragmen T-DNAnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pGAS102 lebih stabil dari pPZP2Ha3. Subkultur pertama dari kultur Agrobakterium pPZP2Ha3 menunjukkan bahwa gen Hd3a tidak terdeteksi pada konstruksi T-DNAnya, sedangkan pada plasmid dari keenam subkultur Agrobakterium pGAS102 dapat terdeteksi fragmen T-DNA sepanjang 1148 bp, yang menyatakan keberadaan gen PaFT1. Konfirmasi struktur T-DNA dengan enzim restriksi memperlihatkan bahwa hasil pemotongan dengan enzim BamHI atau Bgl II menghasilkan satu fragmen linier sepanjang 15086 bp. Pemotongan DNA plasmid dengan gabungan kedua enzim tersebut menghasilkan dua fragmen: 10832 bp dan 4254 bp. Sedangkan pemotongan dengan Sal I menghasilkan tiga fragmen: 10832 bp, 3472 bp dan 2680 bp. Data tersebut menunjukkan bahwa struktur T-DNA masih stabil sampai enam kali subkultur. Dari transformasi genetik anggrek dengan pUbi::PaFT1/pGAS102/LBA4404 didapatkan enam kandidat tanaman transforman yang positif membawa fragmen T-DNA sepanjang 1148 bp. Data ini menunjukkan bahwa struktur T-DNA pUbi::PaFT1 stabil dan telah berhasil ditransfer ke dalam genom tanaman anggek D.aphyllum.

Agrobacterium-mediated genetic transformation has been widely used for gene transfer into plants. Stability of T-DNA structure plays important roles for the successful of genetic transformation. The aim of this research is to confirm the stability of T-DNA structure that harbor interest genes prior to gene transfer into plant. The method was carried out using pPZP2Ha3 and pGAS102 containing A.tumefaciens LBA4404. The Agrobacterium was six times subcultured in LB medium. The T-DNA structures were checked by PCR using a pair of primer for Hd3a gene and a pair of primer for pUbi-NOS. The 120 bp Hd3a gene fragment was amplified from pPZP2Ha and 1148 bp pUbi::PaFT1 fragment was amplified from pGAS102. The structure of T-DNA was also confirmed with endonuclease restriction enzymes, i.e. : EcoRI, BamHI, Bgl II, and Sal I. The most stable plasmid was transferred into lateral shoot meristem of Dendrobium aphyllum Roxb. orchid plant by in planta technique mediated by Agrobacterium. The emerged shoots from the orchid stems were then analyzed for the existence of the T-DNA fragment. The results show that the pGAS102 plasmid was more stable than pPZP2Ha3. An Hd3a gene was not exist anymore in the first subculture Agrobacterium pPZP2Ha3. On the other hand, the plasmid from all six colonies of Agrobacterium pGAS102 contained 1148 bp pUbi::PaFT1 fragment. Confirmation of the T-DNA structure by restriction enzyme showed that BamHI or Bgl II digestion resulted in one linear fragment of 15086 bp. Double digestion by BamHI and Bgl II resulted in two fragments: 10832 bp and 4254 bp. Sal I digested of plasmid DNA resulted in three fragments: 10832 bp, 3472 bp and 2680 bp. These data indicate that the T-DNA structure of pUbi::PaFT1 is stable until six subculture analyzed. There are six shoots transformant candidates obtained from in planta genetic transformation. The 1148 bp of T-DNA fragment had been amplified from all transformant candidates. Taken together, these data indicate that the structure of T-DNA in pUbi::PaFT1 is stable and it has been successfully transferred into D.aphyllum plant genom.

Kata Kunci : T-DNA, stabilitas , Agrobakterium, in planta, Dendrobium aphyllum Roxb.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.