MODEL PENGEMBANGAN INTENSITAS BLOK SEKIP DAN BULAKSUMUR UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
SILMI CAHYA PRADINI PRILIANA, Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D
2012 | Tesis | S2 Desain Kawasan BinaanKampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai suatu lingkungan yang kondusif untuk proses pembelajaran mempunyai area yang cukup luas, merupakan bagian dari ruang kota yang cukup berpengaruh. Seiring perkembangannya kawasan ini dituntut menjadi suatu kawasan yang sustainble, dimana konsep sustainable develpoment ini yaitu kebijakan dalam pembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan harus saling terkait dan terupayakan. Pemukiman dosen berada di area barat yaitu Sekip dan selatan yaitu Bulaksumur yang mempunyai luas total hampir 8% dari luar seluruh kawasan kampus UGM. Penggunaan area perumahan ini tidak sebanding dari jumlah keluarga atau orang yang menghuni dengan luasan yang tersedia jika dilihat dari suatu area urban dimana keefektifan yang seharusnya tinggi dengan luas lahan yang tersedia . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang sustainable dan sesuai dengan visi UGM sebagai kampus yang educopolis dengan memodelkan blok Sekip – Bulaksumur sebagai model yang ideal sesuai dengan perkembangan kebutuhan untuk jangka waktu kedepan sehingga dapat dijadikan acuan bagi perancangan fisik kampus UGM. Penelitian ini menggunakan metode pemodelan eksploratif. Dimana proses sebelumnya mencari angka keefektifan lahan antara bagian terbangun dan ruang terbuka. Penggunaan teori-teori, best practise sebagai contoh kasus dan model deskriptif sebagai data analisa eksisting menjadi bahan analisa untuk memperoleh model ideal dasar yang kemudian dikembangkan sebagai model eksploratif. Model arahan tersebut menjadi dasar untuk memberikan saran kepada pihak terkait yaitu pihak UGM hingga Pemerintah Kota, perencana dan perancang kawasan dan peneliti. Arahan tersebut berupa model prototype untuk blok Sekip-Bulaksumur di masa mendatang agar lebih efektif sebagai blok-blok fungsional serta maksimal sebagai ruang terbuka hijau yang memberi peran penting untuk keberlangsungan ekologi kota.
Universitas Gadjah Mada as an environment conducive to the learning process has a fairly wide area, is part of the urban space is quite influential. As it grows this area is required to be an area that sustainble, where the concept of sustainable develpoment is the policy of economic development, social development and environmental protection should be linked and pursued. Lecturer settlement in the west and south area of Sekip - Bulaksumur which has a total area of nearly 8% of the entire region outside UGM. Use of this housing area is not proportional to the number of families or people who inhabit the area are available when viewed from an urban area where the effectiveness of which should be high with an area of land available. The purpose of this study was to create a sustainable environment and in accordance with the vision of UGM as an educopolis campus by modeling the block Sekip - Bulaksumur as an ideal model in accordance with the development needs for the next period so that it can be used as a reference for designing the physical UGM campus. This research uses exploratory modeling methods. Where the earlier search for the effectiveness of a number of land between the built and open space. The use of the theories, best practice model as an example the case and the model as a descriptive analysis of existing data into the analysis of materials to obtain the basic ideal model which is then developed as exploratory model. Referral model is the basis for providing advice to interested parties that UGM to the City Government, regional planners and designers and researchers. Landing in the form of a prototype model for block Sekip-Bulaksumur in the future to be more effective as functional blocks as well as the maximum green open spaces which provide an important role for ecological sustainability of the city.
Kata Kunci : densitas, ekologi, model prototype.