Laporkan Masalah

HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN PERASAAN KELELAHAN KERJA DAN WAKTU REAKSI PENGEMUDI MOBIL TANGKI DI PT. X TAHUN 2011

meilya farika indah, Dr. dr. Lientje Setyawati Maurits, MS, Sp.Ok

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu dengan perasaan kelelahan kerja dan waktu reaksi pada pengemudi mobil tangki di PT.X. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Subyek penelitian adalah pengemudi mobil tangki di PT. X, dengan sampel sebanyak 57 orang. Data penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara faktor individu (usia, masa kerja dan waktu kerja) dengan perasaan kelelahan kerja, dimana waktu kerja merupakan faktor yang paling dominan dengan memberikan kontribusi sebesar 20,357%. Untuk hubungan faktor individu dengan waktu reaksi, diketahui ada hubungan yang signifkan antara faktor individu (usia, masa kerja dan waktu kerja) dengan waktu reaksi, dimana waktu kerja merupakan variabel yang paling dominan memberikan kontribusi terhadap waktu reaksi pada pengemudi mobil tangki di PT X, dengan memberikan kontribusi sebesar 23,780%. Untuk hubungan perasaan kelelahan kerja dengan waktu reaksi, ditunjukkan adanya hubungan yang signifikan dimana perasaan kelelahan memberikan kontribusi positif terhadap waktu reaksi pada pengemudi mobil tangki di PT X, sebesar 30,5%.

The objective of this research is to determine the relationship among individual factors with feeling of occupational fatigue, and reaction time of fuel truck drivers in PT X. This study is a descriptive analytical research using Cross Sectional design. The research subject is fuel truck drivers in PT X, with sample consisting of 57 persons. Research data are analyzed by using correlation test of Pearson Product Moment and Multiple Linear Regression. The result of the research shows that relationship exists between individual factors (age, working period and work duration) with feeling of occupational fatigue, in which work duration is the most dominant factor with 20.357% contribution. There is a significant relationship between individual factors (age, working period and work duration) with reaction time, in which work duration is the most dominant variable contributing to reaction time of fuel truck drivers in PT X, with 23.780% contribution. This research also shows significant relationship between feeling of occupational fatigue with reaction time. It is shown by the fact that fatigue gives positive contribution to reaction time of fuel truck drivers in PT X, with 30.5% contribution. Keywords: individual factors

Kata Kunci : faktor individu (usia, masa kerja dan waktu kerja), perasaan kelelahan kerja, waktu reaksi, pengemudi mobil tangki


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.