KEPEMIMPINAN OTORITARIAN DI ZIMBABWE ERA ROBERT GABRIEL MUGABE TAHUN 2001-2008
Rr. Putri Yuniar Aris Budi Utami, Prof. Dr. m. Mohtar Mas'oed
2012 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan InternasionalKeberadaan Zimbabwe sebagai negara yang di kawasan Afrika tak lepas dari peran serta pemimpinnya yaitu Robert Gabriel Mugabe, yang telah memimpin Zimbabwe selama lebih dari 25 tahun. Kepemimpinan Mugabe yang dijalankan secara otoriter, menjadi fokus kajian pada penelitian ini. Selain itu, penelitian ini secara umum juga ditujukan untuk menjawab tentang apa sebenarnya motivasi kepemimpinan dalam menjalankan tindakan-tindakan yang bercorak otoritarianis, meskipun para pemimpin tersebut telah mengetahui bahwa tindakannya bukan-lah merupakan sebuah hal yang populer dan ideal dalam perkembangan globalisasi yang semakin kompleks. Dalam kepemimpinan Mugabe ternyata terdapat banyak penyimpangan yang terjadi di Zimbabwe, namun penyimpangan-penyimpangan tersebut seperti “tidak telihat†oleh Negara tetangga Zimbabwe. Adapun yang mempengaruhi tindakan otoritarian Zimbabwe, adalah berasal dari internal negaranya sendiri yaitu, Kondisi ekonomi yang mendukung. Perdagangan di Zimbabwe ternyata tidak seperti apa yang terjadi di negara-negara Afrika lainnya, dimana ketentuan mekanisme pasar menjadi faktor yang begitu dominan. Pemerintah Zimbabwe di bawah kepemimpinan Robert Mugabe telah mengawasi dan mengontrol secara ketat mekanisme perdagangan di negara ini. Berkembangnya isu demokrasi sebagai faham yang kontraproduktif dengan otoritarianis kemudian dianggap sebagai ancaman oleh Mugabe. Jika di negara lain isu demokrasi mampu memobilisasi massa untuk menentang status quo, namun pada kasus di Zimbabwe tentunya ini berbeda. Mugabe berhasil memainkan gaya ’tarik ulur†sehingga citra figur nasionalis akan tetap melekat kepadanya.
The exixtence of Zimbabwe as a country in Africa could not be separated from the role of the leader Robert Gabriel Mugabe, who has led Zimbabwe for over 25 years. Leadership which is run by an authoritarian, became the focus of study in this research. Additionally, this reseaech in general also intended to answer about what exactly is the motivation of leadership in carrying out patterned actions otoritarianis, although the leaders have known that her actions were not the popular thing is an ideal in the development of globalization and increasingly complex. Mugabe's leadership turns out there are many irregularitiesthat occurred in Zimbabwe, but such deviations as \"not very aesthetically\" by the Neighboring Zimbabwe. The authoritarianactions affecting Zimbabwe, is derived from his own country isan internal, economic conditions are supportive. Trading inZimbabwe did not like what happened in other Africancountries, where the provision of market mechanisms become a dominant factor. Government of Zimbabwe under the leadership of Robert Mugabe has overseen and tightly control the trading mechanism in the country. The growing issue of democracy as an ideology iscounterproductive to otoritarianis then regarded as a threat by Mugabe. If the issue of democracy in other countries capable of mobilizing the masses to oppose the status quo, but in the case in Zimbabwe of course is different. Mugabe managed to play the style of 'tug' nationalist figure so that the image will remain attached to him.
Kata Kunci : -