DESTINASI WISATA DAN POLA KUNJUNGAN WISATAWAN Studi Kasus : Kawasan Jayapura, Papua
HASRUL, Dr. Ir. Budi Prayitno., M.Eng.,
2012 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur PariwisataPenelitian ini merupakan penelitian di bidang Arsitektur Pariwisata khususnya guna pengembangan destinasi wisata. Wilayah penelitian ini adalah Kawasan Jayapura yang mencakup Kotamadya Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi dan kualitas destinasi wisata di kawasan Jayapura serta mengidentifikasi pola kunjungan wisatawan. Temuan yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada wisatawan berupa profil responden, kondisi faktual destinasi wisata, persepsi wisatawan terhadap kualitas destinasi, ekspektasi wisatawan terhadap daya tarik wisata, pola kunjungan (cara melakukan kunjungan, rute perjalanan, dan pembelanjaan). Selain itu juga diidentifikasi posisi kawasan Jayapura dalam konteks pariwisata Papua. Dari penelitian ini diketahui bahwa ketiga daya tarik wisata baik alam, budaya dan minat khusus, yang menjadi unggulan di kawasan Jayapura dalah daya tarik wisata alam. Hal ini dikarenakan ragam pilihan destinasi alam yang keadaanya masih natural, alami, dan pemandangannya yang indah. Untuk karakteristik cara berkunjung wisatawan didominasi dengan cara berkelompok. Untuk rute perjalanan dikelompokkan menjadi dua yakni rute menuju dan meninggalkan kawasan Jayapura yang ditempuh melalui jalur udara dan laut, serta rute antar destinasi di dalam Kawasan Jayapura. Dari sisi pembelanjaan diperoleh hasil rata-rata pembelanjaan wisatawan perhari berkisar antara IDR 1.000.000 – 1.500.000. Selanjutnya juga terindentifikasi bahwa posisi kawasan Jayapura dalam konteks pariwisata Papua adalah sebagai daerah tujuan sekunder. Posisi yang strategis dan kelengkapan sarana transportasi berupa Bandara Internasional Sentani dan Pelabuhan Yos Sudarso menjadi daya dukung bagi pariwisata Kawasan Jayapura.
This research is in the domain of Tourism Planning particularly refers to tourism destination development. The area of Jayapura which includes the city of Jayapura and Jayapura regency become the area of this research The goal of this research is to determine the condition and quality of tourism destinations at Jayapura region and to identify patterns of tourist visits. Research data resource are obtained through observation, interviews, and questionnaires to tourists in the form of respondent profile according to factual tourism destinations condition, tourist perceptions of the destinations quality, tourist expectations of a tourism attraction, also traffic patterns (how to make a visit, travel routes, and expenditure). It also identified positions of Jayapura region in tourism context of Papua. This research concluded that from a three major factors of tourist interest which include natural attractions, cultural and special interest, natural tourist attraction is the most dominant reason for the tourist to visit the Jayapura region. This is because many of destination choices are still natural and have a beautiful landscape. From this research also known that tourists visiting characteristic is dominated by visiting in groups, whereas travel routes are grouped into two routes which leading to and leaving from the Jayapura region by air and sea, as well as routes between destinations in the region of Jayapura. This research also concluded that an average spending of tourist per day ranges between IDR 1000000-1500000. Furthermore, also identified that the position of Jayapura in the context of tourism as an area of Papua is a secondary destination. Strategic position and completeness of transportation which provided by the Sentani International Airport and the Yos Sudarso Port become supports for the Jayapura Tourism.
Kata Kunci : Kualitas Destinasi Wisata, Pola Kunjungan Wisatawan, Positioning, Kawasan Jayapura.