Laporkan Masalah

Wong Cukup lan Wong nDuwe Ekualisasi Sosial Ekonomi pada Masyarakat Pegunungan Jawa Abad ke 20

Agung Wicaksono, Dr. Pujo Semedi M.A,

2012 | Tesis | S2 Antropologi

Selama beberapa dekade penelitian yang banyak dilakukan para ilmuwan sosial mengenai masyarakat pertanian dataran rendah di pedesaan Jawa, sebagian besar melihat bahwa terjadi proses diferensiasi. Diferensiasi merupakan pengelompokan masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial ekonomi terkait perbedaan akses terhadap alat produksi berupa tanah. Proses diferensiasi sendiri sudah berlangsung sejak awal kolonialisme hingga saat ini. Konsep diferensiasi inilah yang mampu menjelaskan ketimpangan sosial ekonomi pada masyarakat yang tinggal di pedesaan jawa. Dalam tulisan ini, saya mencoba melihat proses sosial ekonomi yang justru mampu mengurangi diferensiasi. Proses ini saya konsepkan sebagai ekualisasi yaitu berkurangnya jarak sosial ekonomi antara petani kaya dan petani miskin pada masyarakat desa sehingga menghasilkan hubungan yang relatif setara antara kedua pihak tersebut. Dengan demikian, ekualisasi merupakan sebuah proses mencairnya diferensiasi. Proses ekualisasi pada masyarakat pedesaan ini digerakkan oleh dua kekuatan besar yaitu pasar dan Negara. Dengan demikian, proses ekualisasi ini juga merupakan fungsi dari intervensi Negara dan ekspansi pasar. Dalam tulisan ini, saya juga berusaha melihat bagaimana proses ekualisasi tersebut mapan dan dipahami masyarakatnya. Penelitian ini saya lakukan di Dusun Simego yang terletak di Desa Simego Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan dimana saya melakukan riset untuk melihat proses ekualisasi pada masyarakat pedesaan Jawa. Wilayah ini berada pada ketinggian sekitar 1523 m dpl.

For many decade, several researchs which conduct by the social scientist about agricultural society in lowland Javanese village, concern about the process of differentiaton. Differentiation is a classified of society in the class, basic by the different acces to the means of production-especially land. The differentiation process begin from early dutch colonialism in nineteenth century, till now. The concept of differentiaton can explain unequal social economic in lowland Javanese society. In this tesis, I would like to try watching the social economic from another perspective which can reduce the differentiation. I conceptualized this process as an equalization. Equalization is the narrowed social and economic distance between the rich peasant and the poor in Javanese society and result of equal relation between of them. In another word, equalization have a same term with the reducing of differentiation. Equalization have been support by the expansion of market and state intervention. In this thesis, I also try to see how the equalization process being order and understanding by that society. I conduct this research in simego hamlet, simego, subdistrict petungkriyono, pekalongan regency. this research begin in January 2009 and finished in mei 2010. This hamlet settle in 1523 above the sea surface.

Kata Kunci : Differensiasi, Pasar, Negara, Ekualisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.