Laporkan Masalah

EVALUASI KUALITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN FEB UNDIP DENGAN METODE LibQUAL+TM

Endang Fatmawati, S.S., S.Sos., M.Si., Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si

2012 | Tesis | S2 Manajemen Informasi dan Perpustakaan

Evaluasi kualitas layanan perpustakaan sangat penting dilakukan untuk perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian ini tentang evaluasi kualitas layanan Perpustakaan FEB UNDIP berdasarkan harapan dan persepsi pemustaka dengan metode LibQUAL +TM . Tujuannya untuk mengukur kualitas layanan perpustakaan berdasarkan harapan dan persepsi pemustaka, dan untuk mengetahui dimensi layanan perpustakaan apa saja yang belum memenuhi harapan dan persepsi pemustaka di Perpustakaan FEB UNDIP dengan menggunakan metode LibQUAL+ TM . LibQUAL +TM merupakan sebuah survei market total yang efektif untuk konteks penelitian perpustakaan untuk menilai kualitas layanan perpustakaan. Penilaian didasarkan pada persepsi, harapan minimum, dan harapan ideal dari pemustakanya terhadap layanan perpustakaan. Metode LibQUAL +TM dapat memberikan kesempatan pemustaka untuk memberitahu dimana layanan perpustakaan yang perlu perbaikan, sehingga perpustakaan dapat menanggapi dan mengelola harapan pemustaka. Dimensi dalam LibQUAL +TM meliputi: Kemampuan & Sikap Pustakawan Dalam Melayani (Service Affect - SA), Fasilitas & Suasana Ruang Perpustakaan (Library as Place - LP), Petunjuk & Sarana Akses (Personal Control - PC), dan Akses Informasi (Information Access - IA). Populasi diambil dari seluruh mahasiswa program Diploma Tiga, Reguler I, dan Reguler II angkatan 2009/2010 dengan jumlah sampel 81 responden. Metode penelitian yang digunakan survey. Jenis penelitian kuantitatif. Penentuan sampel dengan teknik proporsional stratified random sampling, jumlah sampel (n) sebesar 81 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan studi pustaka. Teknik pengolahan data dan analisis data mengunakan alat bantu SPSS for windows versi 13 dengan teknik mean difference T-test yang dilihat dari rerata persepsinya, rerata harapan minimum, dan rerata harapan ideal. Selisih antara skor persepsi denggan skor harapan minimum (P - M) menciptakan Adequacy Gap, dan selisih skor persepsi dengan skor harapan ideal (P - I) menciptakan Superiority Gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan Perpustakaan FEB UNDIP telah dapat memenuhi harapan minimum pemustaka. Maksudnya bahwa pemustaka ternyata sudah “cukup puas” terhadap layanan yang diterimanya. Berdasarkan analisis Adequacy Gap (AG), maka dimensi yang belum memenuhi harapan dan persepsi pemustaka adalah dimensi Information Access (IA) sebesar 5,160. Lalu berdasarkan dari hasil analisis Superiority Gap (SG), maka dimensi Personal Control (PC) adalah dimensi yang belum memenuhi harapan dan persepsi pemustaka sebesar - 15,889.

Library quality services evaluation is an important activity for academic libraries. This research is to evaluate service quality library at Economica and Business Faculty of Diponegoro University based on desired and perceived of users with LibQUAL +TM methods. The aims to measurement library service quality from desired and perceived users, and to know service library dimensions don’t fullfill desired and perceived users at Economica and Business Faculty of Diponegoro University with LibQUAL +TM methods. LibQUAL +TM is effective total survey market to context research in library to evaluation library quality service. Assessment based on perceived, minimum expectations, and desired users of library service. LibQUAL +TM method gives users a chance to tell library where library services need improvement so it can respond to and better manage their expectations. Dimensions in LibQUAL +TM consist of: Service Affect (SA), Library as Place (LP), Personal Control (PC), and Information Access ( IA). Population is taken from Diploma III Program; Regular I, and Reguler II students, year 2009/2010 with proporsional stratified random sampling and the total sample is 81 respondents. This research used quantitative method with survey. To process the data, the writer used SPSS program and used mean difference T-test to analyze them. Analyze its to know average perceived, minimum, and desired. The distance of the perceived score from the minimum score (P - M) creates a adequacy gap, and the distance of the perceived score from the desired score (P - I) creates a superiority gap. The result of mean difference T-test analysis shows that library service quality at Economica and Business Faculty of Diponegoro University is fullfill minimum expectation of users. This means users had “enough satisfaction” with service perceived. According with analysis Adequacy Gap (AG), dimension Information Access (IA) is not fullfill expectation and perception users of 5,160. So according with analysis Superiority Gap (SG), dimension Personal Control (PC) is not fullfill expectation and perception of users have - 15,889.

Kata Kunci : Evaluasi, LibQUAL +TM , Kualitas Layanan Perpustakan, Persepsi, Harapan Minimum, Harapan Ideal, Analisis Kesenjangan, Adequacy Gap, Superiority Gap, Mean Difference T-Test.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.