Laporkan Masalah

TELEMETRI SEBAGAI WAHANA PEMBELAJARAN PADA OBYEK WISATA PENDIDIKAN TAMAN PINTAR YOGYAKARTA

M. Khailut, S.Si, Dr. Agfianto Eko Putra,

2012 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan demikian pariwisata memungkinkan untuk dijadikan industri jasa terbesar di dunia. Pengembangan pariwisata saat ini tidak hanya pada wisata alam atau budaya, namun telah dikembangkan wisata ilmu pengetahuan dan teknologi yang biasa disebut Science Park. Banyak negara menggunakan Science Park untuk mempromosikan hasil-hasil inovasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan transfer teknologi, namun di Indonesia seperti Taman Pintar Yogyakarta dirancang dan dibangun dengan tujuan: menyediakan sarana pembelajaran bagi siswa, memotivasi anak dan generasi muda untuk mencintai sains, serta memberi alternatif wisata sains. Taman Pintar Yogyakarta sebagai obyek wisata pendidikan pada saat ini diminati para wisatawan. Pada tahun 2008 - 2009 kenaikan jumlah pengunjung mencapai 897,82%, tahun 2009 - 2010 kenaikan jumlah pengunjung menjadi 11,93%. Jumlah pengunjung Taman Pintar pada tiga tahun terakhir ini mengalami perlambatan. Perlambatan ini perlu mendapat perhatian yang serius, apabila hal ini terjadi terus menerus, tidak menutup kemungkinan jumlah pengunjung akan menurun. Perlambatan kenaikan jumlah pengunjung pada Taman Pintar Yogyakarta bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan salah satunya adalah: materi atau anjungan tidak ada yang baru atau perubahan. Hal ini menyebabkan para pengunjung enggan kembali. Disisi lain, Fisika merupakan salah satu ilmu yang dapat dikemas menjadi materi pembelajaran atau isi anjungan, seperti telemetri. Telah dirancang dan dibuat telemetri sebagai wahana pembelajaran pada Taman Pintar Yogyakarta dengan hasil: Alat ukur suhu dan kelembaban udara yang telah dibuat sesuai dengan nilai ukur suhu thermometer merk Lutron dengan selisih nilai ukur rata-rata (0,10 ± 0,05)0C dan selisih nilai ukur ratarata kelembaban dengan hygrometer merk Barigo (0,43 ± 0,16) %, jarak jangkau telemetri di dalam ruang mencapai 15 m, penjelasan sistem telemetri dan teori secara fisis diterangkan dengan animasi, untuk mempermudah pembelajaran alat ini dilengkapi dengan menu-menu yang sesuai.

Tourism is an integral part of human life, especially concerning social and economic activities. Thus allowing tourism to be the world's largest service industry. Tourism development at this time not only on natural or cultural tourism, but tourism has developed science and technology which is called the Science Park. Many countries use the Science Park to promote the results ofinnovation, development of science and technology transfer. In Indonesia, however, such as Taman Pintar Yogyakarta was designed and built with a purpose: to provide a means of learning for students, to motivate children and young people to love science, and providing alternative tourism science. Taman Pintar Yogyakarta as a place of education tourism in the current demand of the tourists. In the year 2008 – 2009 increase in the number of visitors reached 897.82%, the year 2009 to 2010 increase in the number of visitors to be 11.93%. Number of visitors Taman Pintar in the last three years experienced a slowdown. Slowing this needs serious attention,if this happens continuously,did not rule out the number of visitors will decrease. Slowing the increase number of visitors at the Taman Pintar Yogyakarta can be caused by several possibilities one of which is:the material or the pavilion no new or changes. This led the visitorsare reluctant to return. On the other hand, physics is a science that can be packed into the learning materials or content platforms, such as telemetry. Telemetry has been designed and fabricated as a vehicle of learning on the Taman Pintar Yogyakarta with the results:temperature and humidity measuring tool that has been made in accordance with the value of measuring temperature with athermometer brands Lutron difference in the average measured value (0.10 ± 0.05)0C and difference between the average value of measuring humidity with a hygrometer brands Barigo (0.43 ±0.16)%, range telemetry in the chamber reaches 15 m, explanations and theories telemetry system physically explained with animations, to facilitate the learning tool is equipped with the appropriate menus.

Kata Kunci : Telemetri, Wisata Pendidikan, Science Park, Taman Pintar, Wahana Pembelajaran.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.