Laporkan Masalah

SISTEM PEMILIHAN RUTE PERJALANAN BERBASIS SIG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SKORING DAN METODE FUZZY

Doni Martinus Sihotang, Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Komputer

Dewasa ini permasalahan transportasi di perkotaan menjadi semakin kompleks. Tingginya tingkat urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi ikut memberikan kontribusi pada peningkatan pemilikian kendaraan yang berarti juga mengakibatkan peningkatan kepadatan lalu lintas. Ketidaklancaran arus lalu lintas dapat menimbulkan biaya tambahan, tundaan, kemacetan, serta meningkatkan polusi udara maupun suara. Perkembangan akhir-akhir ini menunjukan bahwa teknik perencanaan dan manajemen transportasi sangat terkait dengan perkembangan teknologi komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai sebuah software memungkinkan untuk dilakukannya analisis jaringan (network analysis) jalan. Metode yang sering digunakan untuk analisis dalam sebuah SIG adalah metode skoring dan metode fuzzy. Kedua metode ini dapat membangun model dan memberikan interpretasi dari kombinasi beberapa parameter untuk tujuan tertentu. Pada penelitian ini digunakan 3 parameter yaitu jarak, lebar, dan volume untuk mendapatkan nilai kecepatan kendaraan pada sebuah ruas jalan. Nilai kecepatan yang diperoleh akan dikonversi menjadi nilai waktu perjalanan dan digunakan sebagai bobot pada graf (peta digital). Ketika semua ruas jalan pada peta sudah terboboti, maka proses pencarian rute berdasarkan waktu tercepat pun dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma dijkstra. Dalam penelitian ini telah dilakukan 20083 kali pengujian terhadap kemungkinan pilihan asal-tujuan. Hasil yang diberikan adalah untuk parameter jarak, tidak terdapat perbedaan antara kedua metode tersebut. Artinya, metode skoring dan metode fuzzy sama-sama memilih rute dengan jarak yang lebih dekat. Untuk parameter lebar jalan, sistem dengan menggunakan metode fuzzy lebih memilih rute dengan jalan yang lebih lebar dibandingkan dengan sistem yang menggunakan metode skoring. Untuk parameter volume, sistem dengan menggunakan metode fuzzy lebih memilih rute dengan jalan yang memiliki volume kendaraan lebih banyak dibandingkan dengan sistem yang menggunakan metode skoring.

Nowadays urban transportation problems have becoming complex. The high degree of urbanization and economic growth has contributed to the increase in vehicle ownership, which also resulted in an increase in traffic density. Density of traffic flow may cause additional costs, delay, congestion, and increase air and noise pollution. Recent development shows that the technique of planning and transportation management is strongly related with the development of computer technology, both hardware and software. Geographic Information System (GIS) as a piece of software makes it possible to do network analysis (network analysis) of the road. The method which is often used for analysis in a GIS is the scoring method and fuzzy method. Both of these methods can be used to build model and provide interpretation from the combination of several parameters for particular purpose. This research uses three parameters, i.e. distance, width, and volume to get the velocity value of vehicle on a road. The obtained velocity value will be converted into value of travel time and then be used as weight in graph (digital maps). When all the roads on the map are weighted, then the process of finding the fastest route based on time can also be done by using Dijkstra algorithm. This research has conducted 20,083 tests of possible origin-destination options. It is found that there is no difference between the scoring method and fuzzy method for the parameter of distance. It means both the scoring method and the fuzzy method select the route with closer distance. For the parameter of width, the system with fuzzy method prefers to select the route with a wider road compare to the system with the scoring method. For the parameter of volume, the system with fuzzy method prefers to select the road with more vehicle volume compare to the system with scoring method

Kata Kunci : manajemen transportasi, metode skoring, metode fuzzy, algoritma dijkstra


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.