REGIONAL GROWTH AND SECTORAL SPECIALIZATION IN THE CASE OF INDONESIA
MUFTI MUBARAK AHMAD, Ir. Leksono Probo S, MURP., Ph.D.,
2011 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & DaerahPenelitian ini mencoba untuk mengkaji hubungan antara pembangunan sektoral dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk keperluan ini data dari 33 propinsi di Indonesia dalam kurun waktu 26 tahun (1983-2009) di susun dalam panel data dan diolah dengan menggunakan program STATA. Peneitian ini mengkaji apakah spesialisasi disektor perekonomian tertentu berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan apakah pengaruh lokal spesialisasi terhadap pembangunan wilayah di Indonesia. Penelitian ini mendatangkan kesimpulan bahwa spesialisasi di bidang pertanian ataupun jasa di Indonesia akan mendatangkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun spesialisasi dibidang perdagangan mempunyai korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi walaupun tidak berpengaruh nyata. Sehingga dapat dikatakan bahwa Indonesia sebaiknya tidak melakukan spesialisasi disektor tertentu. Selanjutnya, lokal spesialisasi di sektor pertanian dan perdagangan akan berpengaruh negatif terhadap pembangunan wilayah. Sebaliknya lokal spesialisasi di bidang perdagangan akan berdampak positif walau tidak signifikan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa wilayah-wilayah di indonesia sebaiknya tidak melakukan spesialisasi, karena hal itu akan berdampak buruk pada pembangun. Dari hasil penelitian ini disarankan bahwa pengambil kebijakan hendaklah tidak melakukan spesialisasi disektor tertentu ataupun mendorong terjadinya spesialisasi secara regional. Meskipun pada banyak kasus bahwa spesialisasi timbul karena keunggulan sumberdya suatu daerah pada bidang tertentu, spesialisasi akan memperlebar perbedaan kemakmuran antar wilayah.
This study tries to discuss the relationship between sectoral developments and economic growth. To be more specific, by examining a panel of the regional data in Indonesia (province level) over the 26 years time span (1983-2009). This study investigate whether the specialization in certain sector facilitates economic growth and whether the specialization (in a particular sector) contributes to regional economic development. This study finds that specialization in sectors such as agriculture and services has a negative impact on economic growth. However, specialization in manufacturing has a positive effect on economic growth in Indonesia. Furthermore, local specialization in economic sectors has different effects. Local specialization in agriculture and services sector will harm regional development. On the other hand, local specialization in manufacture has positive impact to economic growth. Our findings suggest that for a balanced regional development, the policy authority should not encourage specialization in certain sector or regional specialization. Although in most cases this specialization is determined by the comparative advantage in each region, specialization will widen the gap of wealth inequality for each regional.
Kata Kunci : Pembangunan wilayah, Pertumbuhan Ekonomi, Spesialisasi.