Laporkan Masalah

PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH STUDI KASUS BANK SAMPAH GEMAH RIPAH PEDUKUHAN BADEGAN KABUPATEN BANTUL

FEBRY KAUTSAR, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A.,Ph.D.

2011 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Bank Sampah di Pedukuhan Badegan Kabupaten Bantul telah terkenal dan menjadi model untuk menangani permasalahan sampah. penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah pengelolaan sampah yang dilakukan bank sampah berhasil dalam mengelola sampah, yakni dengan mengevaluasi efektifitas, sustainability, dan replicability serta penilaian dari pendapat nasabah; (2) mengkaji faktor-faktor apa yang menentukan keberhasilan, yakni dengan melakukan analisis korelasi spearman terhadap faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi dalam pengelolan sampah; (3) menemukan syarat dan prasarat yang diperlukan untuk replicability dan scaling up. Penelitian ini menemukan bahwa bank sampah telah berhasil memberikan banyak manfaat. Berdasarkan penilaian nasabah, bank sampah ini termasuk dalam tingkat pengelolaan yang baik. Adapun faktor-faktor yang menyebabkannya adalah faktor keberhasilan sosialisasi/penyuluhan, faktor sosial budaya serta faktor komunitas/organisasi bank sampah. Syarat utama replicability adalah adanya tidak komponen utama bank sampah, yakni: (1) penabung di sosialisasikan; (2) pengelola diberi pelatihan; (3) pengepul diajak kerja sama. Scaling up/skala layanan bank sampah bersifat fleksibel, artinya bank sampah dapat didirikan dalam lingkup layanan yang kecil hingga ke lingkup layanan yang luas. Penelitian ini merekomendasikan bahwa model Bank Sampah Gemah Ripah ini dapat diterapkan/replikasi diseluruh daerah dan kota-kota yang ada di Indonesia”

Bank Sampah Pedukuhan Badegan in Bantul district is a model to offer some solutions to overcome waste problem. The objectives of this research is to find out the success of the garbage bank in Badegan Bantul, to find out factors contribution, and find out requirements replicability and scaling up. From the community development evaluation analysis, the garbage bank can give many benefits in overcoming the garbage problems in pedukuhan Badegan. The client states that “the garbage bank run in a good level of management”. Factors that contribution to the success are (1) good socialization; (2) capacity of the manager; (3) cooperative collectors. The garbage bank could be scaling up. The garbage bank can be established in neither small environment or the wider ones.

Kata Kunci : Bank Sampah, Replicability, Scaling up


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.